Kata Kata Bijak Bahasa Bugis

  • 5 min read
  • Jun 28, 2020
kata kata bijak bahasa bugis
Ruru Ruhama
Latest posts by Ruru Ruhama (see all)

Guratgarut.com – Bugis adalah sebuah suku yang mendiami Pulau Sulawesi, khususnya daerah Makassar dan sekitarnya. Mereka memiliki ragam budaya yang begitu unik, salah satunya adalah kata kata bijak atau kata kata mutiara dalam Bahasa Bugis.

Setiap kata kata bijak atau quotes bugis ini memiliki makna yang mendalam akan kehidupan, seperti untuk menghibur rasa sedih, ataupun yang sifatnya romantis untuk mesra-mesraan.

Pada perkembangannya Suku Bugis menyebar ke seluruh penjuru tanah air, bahkan hingga ke negeri tetangga seperti Malaysia. Saya sendiri punya seorang teman Suku Bugis, namun ia berkewarganegaraan Malaysia.

Baca Juga: Kata kata lucu Bahasa Jawa

Tradisi Suku Bugis

suku bugis

Sebelum kita mengenal kata kata bijak dalam Bahasa Bugis, sebagai informasi tambahan terdapat beberapa tradisi yang sangat unik yang dimiliki oleh Suku Bugis.

Berikut daftarnya.

  1. Tradisi sigajang lelang lipa, dilakukan untuk menyelesaikan sebuah permasalah yang dihadapi oleh lelaki. Hal ini dapat diambil ketika menemui jalan buntu. Ke-dua lelaki yang memiliki masalah tersebut bertarung di dalam sarung.
  2. Tradisi pindah rumah, yang menjadi unik dalam tradisi ini ialah memindahkan rumah semi permanen dengan cara tidak dibongkar.
  3. Tradisi masallo kawali, sebuah atraksi pertunjukan dengan menggunakan badik.
  4. Tarian maggiri atau mabissu, sebuah pertunjukan yang dibawakan oleh seorang waria.
  5. Tradisi anggaru, sebuah ikrar kesetiaan kepada pemimpin.

Kata Kata Bijak Bahasa Bugis

kata kata mutiara bugis

Berikut ini adalah kata kata bijak Bahasa Bugis tentang kehidupan sebagai mahluk sosial, hidup bersama dan menjalani berbagai aktivitas dengan orang lain.

Setiap kata kata Bugis yang disajikan dilengkapi artinya, serta ditambahkan pemaknaan oleh penulis. Bagi yang baru mengenal Bahasa Bugis, mungkin akan merasa lucu saat pertama kali membacanya.

#1. Menghargai, Menghormati & Menjaga

Pada sitarongekki’ siri, iyaregga ripada, jagai siri’ta.

  • Harus saling harga menghargai, saling hormat menghormati, saling menjaga diri, supaya tidak saling menyakiti apalagi saling membicarakan aib.

Menjalani kehidupan artinya kita hidup bersama dengan orang lain, mulai dari keluarga, tetangga, kerabat, teman hingga lingkungan, inilah yang disebut sebagai kehidupan sosial.

Artinya kita melakukan interaksi satu sama lain. Dalam hal yang demikian ini banyak yang akan terjadi, mulai gesekan, perbedaan pendapat, dan bukan tidak mungkin terjadi gap.

Menanampkan sikap saling menghargai, saling menghormati serta saling menjaga, akan meminimalisir hal-hal demikian.

#2. Sikap Serakah

Aja ‘muangoai onrong, aja’to muacinnai tanre tudangeng, nasaba detumulley padecengi tana, risappapo muompo, rijello’po muakkengau.

  • Jangan serakah dengan kedudukan, janganlah terlalu berlebihan menginginkan posisi atau jabatan yang tinggi, karena negara saja tidak mampu memperbaikinya. Apabila dicari memang akan ketemu, dan baru mengaku setelah ditunjuk.

Semua orang sepakat bahwa serakah merupakan hal yang buruk dan tidak baik, untuk orang lain ataupun diri sendiri.

Termasuk serakah dengan kedudukan, jabatanatau posisi yang tinggi. Maka tidak heran apabila kita melihat banyak orang yang merebutkan kedudukan.

Sebab orang yang telah memiliki segalanya membutuhkan sebuah pengakuan yang didapatkan melalui jabatan.

Sudah terlalu banyak pemimpin tidak memiliki kapasitas, akan tetapi mereka memimpin karena kerakusan dan eksistensi semata.

Pada akhirnya yang menjadi korban orang-orang demikian ialah mereka yang berada di bawahnya.

#3. Kebenaran & Tipu Daya

Pala urage, tebakke tongengnge, teccau maegae, tessiewa situla’.

  • Tipu daya untuk berhasil sifatnya hanya sementara saja, sedang kebenaran tidak dapat dihancurkan. Kebenaran akan senantiasa hidup dan bersinar dalam kehidupan manusia.

Keberan tidaklah memiliki tandingan, ia sifatnya kekal, tidak dapat dimanipulasi oleh siapapun. Kebenaran ini bersumber dari Tuhan yang tidak mungkin padam.

Lawan dari kebenaran adalah ketidakbenaran, atau tipu daya dan apapun itu namanya yang menentang dari kebenaran itu sendiri.

Tidak sedikit orang di muka bumi ini menentang yang namanya kebenaran, padahal mereka telah mengetahui tentang kebenaran itu.

Pada akhirnya yang mereka dapatkan adalah kehinaan, kekecewaan dan ketidak mampuan.

Maka jangan sekali-kalia kita menentang yang namanya kebenaran, sebab tidak mungkin kita dapat menang.

#4. Pengalaman

Iyyapa nari isseng lamunna salo’e na loanna, rekko purai ri atengngai.

  • Luas dan kedalaman sebuah sungai dapat diketahui ketika telah menyeberanginya.

Kata kata bijak Bahasa Bugis ini seolah ingn berbicara kepada kita semua untuk terlebih dahulu mencoba sebelum menyimpulkan.

Dalam menjalani sebuah kehidupan, rasanya terlalu banyak orang ragu dengan apa yang akan mereka kerjakan, entah itu dalam urusan karir ataupun lainnya.

Akan tetapi sebelum kita mencoba tentu tidak dapat diukur juga seberapa jauh kemampuan dan kapasitas yang dimiliki.

Hal terpenting yang dapat kita lakukan ialah mencoba dulu, berani dulu, soal mampu dan tidak mampu itu urusan nanti.

#5. Kecerdasan & Akhlak

Mauni buwaja bulu’ nalise’ ampeloi teyawa’ nalureng.

  • Biarpun seorang yang dianggap cerdas, namun tidak memiliki sopan santun dan akhlak, maka tidak ada satupun orang yang akan mempercayainya.

Kita sudah sangat sering mendengar bahwa akhlak di atas ilmu. Percuma seorang pintar dan menguasai berbagai ilmu apabila akhlaknya tidak baik.

Apabila kita ibaratkan sebuah pohon, maka akhlak itu sama halnya dengan buah yang dapat kita nikmati.

Maka jadilah orang berilmu dan memiliki akhlak yang indah, niscaya kita akan menjadi orang mulia dunia akhirat.

Kata Kata Bijak Bahasa Bugis Tentang Cinta Romantis

Setelah pada bagian sebelumnya menyimak quotes bugis tentang kehidupan, pada bagian ini kita akan menyajikan quotes bugis tentang cinta yang romantis.

Dapat dijadikan sebagai pembelajaran untuk kalian yangs edang menjalin hubungan asmara ya.

#1. Mencapai Kesepakatan Bersama

Tapada malani lalass nasseddingie atitta Tosilolongeng.

  • Mari kita tempuh jalan yang dapat menyatukan hati kita, supaya dapat mencapai sebuah kesepakatan.

Salah satu cara untuk menyatukan hati, yaitu dengan cara membuat sebuah kesepakatan bersama. Hal ini tidak hanya berlaku dalam urusan cinta atau asmara saja.

Akan tetapi dapat kita terapkan dalam berbagai hal termasuk dalam organisasi dan hidup bermasyarakat di lingkungan masing masing.

Pada intinya apabila ingin menyatukan hati tidak ada pilihan lain, kecuali membuat kesepakatan.

#2. Hubungan Mesra

Melleki tapada melle; tapada mamminanga; tasiyallabuang

  • Mari kita saling menjalin hubungan mesra supaya cita-cita segera menjadi kenyataan.

Hubungan mesra menjadi sebuah kunci kesuksesan dalam melakukan kerja samaa, hal ini tidak selalu harus dikaitkan dengan kekasih.

Hubungan mesra pun dapat dijalin dengan siapapun, termasuk rekan kerja, orang tua, kerabat dan client.

Kata kata bijak Bugis ini menyuruh kita untuk menjalin hubungan yang mesra, agar cita-cita menjadi cepat menjadi kenyataan.

Apa hubungannya cita cita dengan kemesraan?

Tatkala kita mampu menjalin hubungan yang baik dengan siapapun, termasuk dengan pasangan, artinya tujuannya pun telah menjadi satu, dengan demikian cita-cita akan semakin mudah untuk di raih.

Hal ini akan berbeda ceritanya apabila tidak mampu menjalin hubungan yang baik, cita-cita barangkali akan sulit untuk diwujudkan.

#3. Menganang di Malam

Senge’ka rimula wenni Kubali sen’tokko Rigiling tinroku.

  • Kenanglah aku ketika malam mulai gelap. Niscaya akan ku kenang pula dirimu Ketika aku terjaga di pertengahan malam.

Kata kata mutiara ini berpesan kepada seorang yang dicintainya agar senantiasa mengenangnya.

Ketika pasangan mengenannya, maka ia pun akan melakukan hal yang serupa untuk kekasihnya tersebut.

Tentu saja sudah sepantasnya, spasang kekasih untuk saling mengenang kebaikan, tujuannya agar cintanya semakin erat satu sama lain.

Mengenang mungkin sesuatu yang sederhana, akan tetapi memiliki dampak yang sangat baser untuk sebuah hubungan yang sedang dijalani.

#4. Ridho Tuhan

Mamasepi dewata-e, nalolang sitalleyang tosipominasa.

  • Menantikan ridho Tuhan semoga kita dipertemukan.

Seorang yang sedang menantikan ridho Tuhan agar dipertemukan atau dijodohkan.

Seperti yang kita ketahui, yang namanya jodohnya kita tidak tahu, barangkali kita hanya dapat berikhtiar, setelah itu biarlah takdir yang menentukan.

Banyak sekali yang telah menjadi bukti, betapa rahasianya sebuah jodoh, ada yang hanya sekali bertemu, kemudian langsung menikan, ada juga yang bertahun-tahun menjalin hubungan, akan tetapi tidak menikah.

#5. CInta, Rindu dan Kenangan

Tellu ronna sitinro ‘, cinna-e udaani-e, napassengereng.

  • Tidak dapat dipisahkan antara Cinta, rasa rindu dan kenangan indah.

Cinta merupakan kemulian dan anugerah yang begitu besar, dimana dalam cinta tersebut terselip sebuah kerinduan dan kenangan. Maka benar sekali, apabila cinta tidak dapat dipisahkan dengan rindu dan kenangan.

***

Artikl Terkait:
>> Kata kata bijak Bahasa Banjar
>> Kata kata bijak bahasa Aceh

Demikian kata kata bijak dalam Bahasa Bugis yang dapat saya persembahkan. kata kata Bugis di atas memiliki makna yang begitu dalam, baik soal kehidupan ataupun cinta romantis dan kasih sayang.

Semoga dengan membacanya kita menjadi orang bijak.

Post Terkait :

2 thoughts on “Kata Kata Bijak Bahasa Bugis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Copyright 2020 - guratgarut.com