Kata kata Bijak Tentang Pohon

  • 4 min read
  • Jul 07, 2020
kata kata bijak tentang pohon
Ruru Ruhama
Latest posts by Ruru Ruhama (see all)

Guratgarut.com – Pohon merupakan sebuah tumbuhan dengan kegunaan yang sangat luar biasa. Bahkan manusia dapat belajar dari pohon mengenai banyak hal. Kata kata bijak tentang pohon ini akan menjadi pengingat bagi kita semua, terutama tentang hidup.

Apa saja yang dapat kita pelajari dari pohon?

Tentu saja banyak, terutama tentang kebermanfaatan pohon. Coba saja kita bayangkan, pohon memberikan manfaat yang luar biasa untuk kehidupan manusia, mulai dari oksigen, air hingga dijadikan matrial rumah.

Langsung saja, berikut kata kata bijak tentang pohon, termasuk pohon pinus, pohon yang hijau dll.

Kata Kata Bijak Tentang Pohon (Quotes Pilihan)

kata kata bijak tentang pohon, kata kata pohon
quotes pohon oleh berkata.net

1. Pohon yang Penuh Cinta

Hidup luntang lantung bagai gelandangan di bawah pohon tapi hatinya penuh cinta -Sujiwo Tejo-

Adakah hari ini yang demikian, hidup tidak punya apa-apa, tinggal di bawah pohon, namun memiliki hati yang penuh dengan cinta.

Orang-orang sufi jaman dahulu beberapa demikian, memiliki kehidupan yang serba terbatas, namun hatinya terus hidup dan penuh dengan cinta.

2. Hiduplah Bagaikan Pohon

Hiduplah kamu bersama manusia sebagaimana pohon yang berbuah, mereka melemparinya dengan batu, tetapi ia membalasnya dengan buah.

Hidup seperti pohon yang berbuah memiliki arti kebermanfaatan untuk banyak orang, terlepas orang lain memperlakukan kita.

Bagus jelek perlakuan orang lain terhadap kita bukanlah sebuah masalah, akan tetapi yang jadi persoalan bagaimana kita memperlakukan orang lain dengan baik.

3. Karakter Itu Ibarat Pohon

Karakter itu seperti pohon dan reputasi seperti bayangannya. Bayangan adalah apa yang kita pikirkan tentangnya, dan pohon adalah apa yang nyata.

Bayangan sebuah pohon tentu tidak akan jauh dari pohon itu sendiri, apabila pohonnya rindang, maka bayangannya pun tentu akan nampak besar.

Begitupula dengan manusia, karakter itu sama dengan pohon, sedangkan reputasi adalah bayangannya.

Kita tidak perlu membesarkan dan mengurus reputasi, uruslah dan perbaiki karakternya, sebab reputasi akan terbangun dengan sendirinya apabila memiliki karakter yang baik.

4. Kodrat

Semua orang itu jenius. Tetapi jika Anda menilai ikan dengan kemampuannya untuk memanjat pohon, percayalah itu adalah bodoh.

Salah satu pernyataan Albert Enstein yang populer hingga saat ini, yang mana setiap orang itu jenis dengan keahlian dan kemampuan yang berebeda.

kata jenis artinya tidak untuk diseragamkan, setiap orang memiliki keistimewaan dan kemampuan masing-masing.

5. Hidup Tanpa Cinta

Hidup tanpa cinta adalah seperti pohon tanpa bunga atau buah.

Khalil Gibran menganalogikan kehidupan yang tidak memiliki cinta ibarat dengan pohon tanpa buah.

Sebagus dan serindang apapun sebuah pohon, jika tidak memiliki bunga dan buah rasanya kurang maksimal, atau dalam kata lain ada yang hilang.

Pohon tanpa bunga nampak kurang indah, ia akan lebih indah apabila penuh dengan bunga, baca selengkapnya tentang kata kata bunga.

6. Terakhir

Ketika pohon terakhir ditebang, ketika sungai terakhir dikosongkan, ketika ikan terakhir ditangkap, Barulah manusia akan menyadari bahwa dia tidak dapat memakan uang.

Jika boleh jujur, manusia itu memang serakah, bagaimana tidak, mereka menguras dan menghabiskan sumberdaya tanpa diperhatikan sedikit pun keadaan dunia itu.

Mereka akan sadar ketika sudah tidak terdapat apapun di dunia, yang ada hanya bencana silih berganti.

Mari kita merenung sebentar, menyelami diri sendiri lebih dalam mengenai ketamakan dan keserakahan manusia.

Bukan tidak mungkin kita termasuk ke dalam orang yang serakah dan tamak tersebut, jika demikian maka segera beranjaklah.

7. Sebatang Pohon

Beri saya waktu enam jam untuk menebang sebatang pohon dan saya akan menghabiskan empat jam pertama untuk menajamkan kapaknya.

kata kata yang tidak kalah populer dengan kata kata sebelumnya. Dari kata kata ini kita dapat melihat bahwa mempersiapkan segalanya sebelum memulai adalah hal yang sangat penting.

Apabila kita ingin melakukan apapun, pastikan terlebih dahulu siap, dengan demikian pekerjaan selanjutnya akan menjadi mudah, atau paling tidak lebih ringan.

8. Pohon Layu

Seperti halnya sebuah pohon layu yang bisa menyebabkan kebakaran hutan jika dibakar, begitu pula seorang anak yang nakal yang bisa menghancurkan seluruh keluarga.

Anak nakal memang dapat menghancurkan keluarganya, hal ini bahkan telah banyak terjadi, tidak sedikit keluarga hancur akibat anak nakal.

Hal ini sama halnya dengan pohon layu dan kering, yang saat kemarau datang akan sangat mudah terbakar.

9. Ranting Pohon yang Patah

Ibarat ranting pohon patah, mau disambung pakai apa juga nggak bakal bisa balik keadaannya kayak semula.

Kata ini kira kira pas untuk apa ya? Secara logika memang ranting pohon mustahil untuk disambung kembali, dan bisa tersambung seperti semula.

Hal ini barangkali ibarat sebuah kesalahan yang pernah kita lakukan, terutama soal menyakiti perasaan orang lain.

Meskipun kita sudah meminta maaf, namun tidak akan kembali lagi seperti semula, saat semuanya belum terjadi.

Maka alangkah lebih baik kita diam dari pada ucapan atau perkataan kita dapat menyakiti perasaan orang lain.

10. Memanjat Pohon Tinggi

Dia yang memanjat pohon tinggi, berhak mendapatkan buahnya.

Arti dari kata kata bijak tentang pohon di atas ialah yang berusaha itu berhak untuk meraih kesuksesan.

hal ini dianalogikan seperti memanjat sebuah pohon tinggi, dan mereka yang mampu memanjatnya, maka berhat atas bauhnya.

11. Tentang Rahasia

Jika Anda membeberkan rahasia Anda kepada angin, Anda tidak boleh menyalahkannya jika angin membuka rahasia itu kepada pohon-pohon.

Jangan salahkan siapapun apabila rahasia kalian diberitahukan kepada orang yang kurang tepat, pada ujungnya rahasia tersebut akan tersebar kemanapun.

Maka untuk itu, pandai-pandailah dalam menjaga rahasia, jangan sampai diceritakan ke pada orang yang kurang tepat.

12. Pohon Oak

Saya tak mau jadi pohon bambu, saya mau jadi pohon oak yang berani menentang angin.

kata kata di atas ingin mengonfirmasi kepada kita, bahwa seorang Gie adalah sosok yang berani menentang.

Hal ini tersirat melalui kata kata bahwa dia tidak ingin menjadi pohon bambu, dan memilih untuk menjadi pohon oak.

13. Cinta Itu Hanya Sebentar Saja

Burung nuri, kura-kura dan pohon jati, hidup lebih lama dibanding manusia. Manusia hidup lebih lama dibanding anjing. Anjing hidup lebih lama dibanding cinta.

Dari kata kata di atas kita dapat simpulkan bahwa pohon jati, burung nuri dan kura-kura memiliki umur yang panjang dibandingkand dengan umur manusia.

Sedangkan anjing memiliki umur yang lebih pendek jika dibandingingkan dengan manusia. Kemudian cinta memiliki umur yang lebih pendek lagi dibandingkan dengan anjing.

Hal ini menunjukan bahwa cinta terkadang dinamis, mudah berubah-ubah layaknya tiupan angin atau cuaca.

14. Hidup Tanpa Cinta

Hidup tanpa cinta bagaikan sebatang pohon yang kokoh berdiri, namun kering tanpa dihiasi buah ataupun bunga.

Katanya cinta dapat memberikan warna dalam kehidupan, dengan demikian hidup menjadi terasa indah dan mengagumkan.

Hal ini akan berbeda jika tanpa cinta, hidup barangkali terlihat monocrom, hitam putih tanpa warna, dan membosankan.

15. Hidup dengan Bahagia

Hiduplah dengan bahagia. Pohon kehidupanmu tidak boleh mati hanya karena kehilangan sehelai daun.

Kebahagiaan itu dapat kita ciptakan sendiri, tidak butuh orang lain. Hanya saja yang menjadi pertanyaan ialah mau atau tidak.

Kebanyakan orang memilih untuk berlarut-larut dalam permasalahan tanpa mencari solusi, hanya meratapi saja.


Demikian tulisan mengenai kata kata bijak tentang pohon yang merupakan quotes pilihan. Semoga tulisan yang sedikit ini dapat menginspirasi kalian semua.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Copyright 2020 - guratgarut.com