Kata kata Bijak Tere Liye

  • 11 min read
  • Des 16, 2020
tere liye
Ruru Ruhama
Latest posts by Ruru Ruhama (see all)

Bagi kalian yang lagi galau atau sedang membutuhkan motivasi lebih, coba baca kata kata bijak atau quotes dari Tere Liye berikut ini.


Siapa yang masih asing mendengar ketika nama Tere Liye? Mungkin adalah ya beberapa orang yang belum kenal dengan beliau, karena cerita hidupnya sendiri yang jarang diekspos, padahal beliau adalah sosok yang sangat terkenal.

Tere Liye merupakan seorang penulis novel yang bernama asli Darwis. Tere Liye hanyalah nama penanya saja.

Beliau  lahir  pada tanggal 21 Mei 1979 di Sumatera Selatan. Selain menjadi penulis, beliau juga diketahui  sebagai seorang akuntan di kantoran.

Tere Liye diambil dari bahasa India yang memiliki arti “untukmu”.

Mungkin saja beliau menggunakan nama pena itu dengan tujuan untuk mempersembahkan hasil karya-karyanya yang best seller untuk para pembaca dan pecinta novel. Nama asli dari Tere Liye sendiri adalah Darwis.

Nama AsliDarwis
Nama PenaTere Liye
Tempat, Tanggal LahirLahat, 21 Mei 1979
ProfesiPenulis

Karena beliau sosok yang misterius, banyak yang mengira bahwa beliau adalah penulis dari negara asing yang karya-karyanya diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia.

Baca Juga: kata kata Boy Candra

Kisah Hidup Tere Liye

tere liye

Tere Liye hidup dari keluarga sederhana. Orang tuanya berprofesi sebagai petani. Beliau seudah menikah dengan seorang perempuan yang bernama Riski Amelia dan sudah mempunyai buah hati yaitu Abdullah Pasai dan Faizah Azkia.

Tere Liye ini sudah dikenal sebagai seseorang yang sangat cerdas, maka tak heran pula jika karya-karya yang dilahirkannya pun berkualitas dan menjadi banyak digemari pecinta novel. Bahkan ada beberapa novel beliau yang dijadikan film dan ditayangkan ke layar lebar.

Baca Juga: Kata kata Pidi Baiq

Pendidikan Tere Liye

Tere Liye menyelesaikan Sekolah dasar dan Sekolah Menengah Pertamanya di kota kelahiran, Sumatera Selatan.

Beliau melanjutkan pendidikan Sekolah Menengah Atas di SMAN 9 bandar lampung. Setamat dari SMA, Tere Liye melanjutkan studinya ke Universitas Indonesia Fakultas Ekonomi.

Ciri Khas Tere Liye

tere liye dan buku

Siapa sangka, penulis novel best seller ini memiliki ciri khas yang selalu mengenakan kaos oblong saja, tak ketinggalan kupluk dan switernya, dan yang lebih kerennya beliau tak malu memakai sandal jepit.

Meskipun namanya sudah melambung, tetapi penampilannya begitu sederhana. Bahkan di setiap karyanya ia selalu menekankan untuk selalu memiliki rasa syukur.

Penyampaian dengan kalimat yang  sederhana membuat pembaca paham dan seolah-olah ikut merasakan dan masuk dalam kisah yang diceritakan, sehingga pesan yang diberikan dapat diterima dengan baik.

Baca Juga: Kata kata Raditya Dika

Karya Buku Novel Tere Liye

novel tere liye

Banyak sekali novel beliau yang sudah diterbitkan dan tak jarang menjadi best seller. Berikut daftar judul novel-novel beliau yang sangat fenomenal.

  1. Tahun 2005, lahirlah karya beliau yaitu Hafalan Shalat Delisa dan Kiusah Sang penandai
  2. Tahun 2006, lahir kembali karya beliau Moga Bunda Disayang Allah dan The Gogons: James & the Incredible Incident
  3. Tahun 2008, terbit kembali karya beliau yaitu Bidadari Bidadari Surga
  4. Tahun 2009, lahir pula novel yang digemari pembaca yaitu Burlian (Serial Anak-anak Mamak, Buku 2) dan Rembulan Tenggelam di Wajahmu
  5. Tahun 2010, tak kalah digemari juga karya beliau yang berjudul Pukat (Serial Anak-anak Mamak, Buku 3) dan Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin
  6. Tahun 2011, Karya beliau yang berseri, selalu ditunggu kelanjutannya oleh penggemar novel beliau, 2011 terbitlah karya beliau Eliana (Serial Anak-anak Mamak, Buku 4), Ayahku (Bukan) Pembohong, dan Sunset Bersama Rosie
  7. Tahun 2012, lahir kembali karya beliau yaitu Kau, Aku, & Sepucuk Angpau Merah, Berjuta Rasanya, Negeri Para Bedebah, dan Sepotong Hati yang Baru
  8. Tahun 2013, lahir dua buah novel karya beliau, yaitu Negeri di Ujung Tanduk, dan Amelia (Serial Anak-anak Mamak, Buku 1)
  9. Tahun 2014, karya beliau yang sangat fenomenal dan best seller yaitu Bumi, Rindu, dan Dikatakan atau Tidak Dikatakan, Itu Tetap Cinta
  10. Tahun 2015, terbit kembali karya beliau #aboutlove, Bulan, dan pulang.
  11. Tahun 2016, karya beliau yang menjadi perbincangan para pembaca karena merasa ikut bermain peran dalam setiap alurnya dan bisa dikatakan novel favorit ya, yaitu Hujan, Matahari dan Tentang Kamu.
  12. Tahun 2017, karya-karya beliau berbeda judul tetapi saling berkaitan, tak heran jika para pembaca novel beliau menunggu lahirnya novel #aboutfriends, Bintang, dan Pergi.
  13. Tahun 2018, tahun lalu lahir kembali karya beliau yaitu Komet, dan Ceros dan Batozar.

Keren banget yaa… Setiap tahun melahirkan novel-novel yang fenomenal. Sebagian besar novel novel Tere Liye diterbitkan oleh penerbit mayor seperti Gramedia.

Kata kata Bijak Tere Liye (Quotes Pilihan)

kata kata bijak dan quotes tere liye

Soal mengolah kata, Tere Liye sudah tidak diragukan lagi, bahkan menurut saya sama baiknya dengan kata kata yang di tulis Pidi Baiq dalm novel novelnya. Sebagai contohnya quotes pilihan berikut ini.

1. Daun yang jatuh tak pernah membenci angin.


Daun yang jatuh tak pernah membenci angin. Dia membiarkan dirinya jatuh begitu saja. Tak melawan, Mengikhlaskan semua


Semua ketentuan hidup kita sudah tertulis dan ditakdirkan. Kejadian apapun yang menurut kita buruk, belum tentu sepenuhnya buruk. Ikhlaskan, jangan mencela takdir apalagi mencela Tuhan.

Tak perlu membuat skenario tandingan, karena skenario Sang Pencipta sudah pasti akan berakhir lebih indah dari apa yang pernah kita pikirkan.

Tugas sebagai seoarang manusia hanyalah beriktiar, baik itu lahir ataupun batin. Setelah itu ikhlaskan dan biarkan Tuhan yang mewujudkan apa yang kita inginkan.

Tidak jarang ketika kita sudah berserah diri, merelakan segalanya, justru di sanalah keajaiban datang dengan tiba-tiba.

Meskipun pada kenyataannya tentu tidaklah mudah untuk berserah itu, tapi dengan terus menerus belajar dan memahami tentang hakikat kehidupan, pada akhirnya kita akan bisa melakukannya.

Memaksakan keadaan akan menjadi hal yang begitu sulit dan rumit. Semua yang dilakukan dengan keterpaksaan dan paksaan, pada akhirnya menjadi sesuatu yang berat.

2. Bersabar dan diam lebih baik


Bersabar dan diam lebih baik. Jika memang jodoh akan terbuka sendiri jalan terbaiknya. Jika tidak, akan diganti dengan orang yang lebih baik


Bukankah jodoh sudah disiapkan oleh Tuhan? Tak perlu menghabiskan waktu untuk memikirkan siapa yang akan menjadi pendamping hidup kita nanti. Cukup bersabar sambil meminta kepada Tuhan agar diberi petunjuk.

Jika memang jodoh akan terbuka jalan terbaiknya. Jika memang bukan, maka Tuhan telah memisahkan kita dengan orang yang salah.

Meskipun dia orang yang baik menurut kita, tapi jika sudah bersatu belum tentu semuanya sesuai dengan apa yang kita pikirkan.

Jodoh itu terkadang tidak dapat kita prediksi, ia bisa datang dari kalangan orang yang belum kita kenal sama sekali, bisa juga orang terdekat seperti sahabat.

Sebagai manusia, kita hanya perlu menempuh jalan ikhtiar untuk bertemu dengan jodoh, salah satu cara yaitu dengan memantaskan dan memperbaiki diri setiap waktu.

Berjodoh dengan siapapun juga rasanya tidak akan menjadi persoalan, sepanjang itu masih satu tujuan, saling memberikan kasih sayang sepenuh hati, dan saling menguatkan sesama.

3. Waktu tetap berjalan


Bagaimanapun keadaan kita, mau sedih, bahagia, waktu tidak pernah berhenti menunggu. Waktu tetap berjalan.


Salah satu hal yang tak bisa kita ulang adalah waktu. Tidak seperti buku yang bisa kita baca ulang peristiwa sebelumnya.

kehidupan di dunia nyata tak menawarkan masa lalu yang bisa diulang tetapi hanya bisa dikenang untuk dijadikan pembelajaran ke depannya. Itulah mengapa, penyesalan selalu datang diakhir.

Dari kata kata bijak dan quotes Tere Liye di atas, kita dapat menemukan sesuatu hal, yaitu bagaimana seharusnya bertindak sebaik mungkin dengan segala pertimbangan.

Waktu itu tidak pernah berhenti dan menunggu kita, ia terus berjalan sebagaimana menestinya.

Waktu tidak akan pernah peduli dengan keadaan dan perasaan kita, ia tak pernah mundur walau sedetikpun.

Meratapi masa lalu hanya akan menjadi sebuah beban, kita akan sangat sulit untuk beranjak dan melanjutkan perjalanan di masa mendatang. Sebaiknya tetap berjalan saja, bagaimanapun keadaannya.

4. Menangis bukan berarti lemah


Menangis tidak selalu simbol lemah tak berdaya. Menangis dalam situasi tertentu justru adalah simbol kekuatan, kesabaran, dan kehormatan.


Menangis tidak selamanya menunjukkan bahwa diri lemah. Terkadang, setelah tangisan itu reda lahirlah kekuatan yang super dari dalam diri. Lebih baik menangis daripada memaksakan kehendak dan melawan takdir. Karena pada akhirnya itu pun akan menjadi hal yang sia-sia.

Tangisan juga terkandang menjadi sebuah simbol dari kekuatan, tidak jarang dari sebuah tangisan lahir semangat, kekuatan dan penghayatan mendalam akan sesuatu hal.

Ada kalanya kita meluangkan waktu untuk menumpahkan segala sesuatu dengan tangisan, barangkali jika hal itu dilakukan akan terasa lebih lega dan bahagia.

Seorang yang sabarpun bukan berarti tidak boleh menangis, justru tangisan menjadi sebuah bentuk ketegaran.

Jika menangis dapat membuatmu lebih baik, menangislah. Kamu yang lebih tahu dan paham akan dirimu sendiri, bukan orang lain.

Terkadang orang lain tidak pernah bisa melihat jauh ke dalam dirimu, yang mereka lihat hanya apa yang nampak di mata saja.

5. Belajar mengikhlaskan


Lepaskanlah. Maka esok lusa, jika dia adalah cinta sejatimu, dia pasti akan kembali dengan cara mengagumkan. Ada saja takdir hebat yang tercipta untuk kita. Jika dia tidak kembali, maka sederhana jadinya, itu bukan cinta sejatimu.


Sesuatu yang menjadi takdir kita, tidak akan pernah melewatkan kita. Begitu pun, sesuatu yang bukan menjadi takdir kita, tidak akan singgah pada kita.

Tapi tak jarang pula, setelah seseorang mengikhlaskan kepergian, setelah tak ada rasa sakit hati yang tersimpan, apa yang dulu pernah dilepaskan tiba-tiba datang kembali begitu saja dengan cara yang tak pernah kita sangka.

Itulah skenario Tuhan yang tak bisa kita tebak, tetapi tak pernah mengecewakan hamba-Nya.

Tidak sebuah yang terjadi di dunia ini dapat dihitung secara matematis, terkadang terjadi begitu sangat mengagumkan yang tidak dapat dinalar sama sekali.

Hal ini berlaku untuk setiap hal di dalam hidup, termasuk tentang urusan cinta. Tidak perlu terburu-buru dan meaksakan sesuatu hal yang memang sulit.

Bukan berarti kita berdiam diri dan tidak melakukan apapun, berjuang tentu perlu, sebab itu adalah komponen yang harus dilewati.

6. Arti Memiliki


Apalah arti memiliki? Ketika diri kami sendiri bukanlah milik kami.


Di dunia ini tidak ada yang benar-benar menjadi milik kita. Bahkan diri kita sekalipun bukan milik kita. Semuanya hanya milik Sang Pencipta yang suatu saat akan diambil dan kembali pada-Nya.

Tetapi, ada satu senjata yang kita miliki dan akan kembali pada kita. Apa itu? Itulah doa. Setelah kita berdoa, doa itu akan pergi dan akan kembali kepada kita pula, sesuai dengan apa yang kita minta.

Ketika kita memahami semua hal bukanlah mili kita, ikhlas akan lebih mudah untuk didapatkan.

Manusia itu pada hakikatnya tidak memiliki apapun, terlahir sebagai seorang fakir. Hidup hakikatnya untuk kembali kepada sang mencipta dengan keadaan bersih, menanggalkan rasa ke duniawian.

Sebab pertama kali manusia berada di dunia, ia tidak memiliki rasa keduniawian sama sekali.

Lingungan dan keadaanlah yang membuat manusia menjadi mahluk yang begitu mempedulikan dunia.

Dunia seharusnya menjadi sebuah alat dan fasilitas untuk menunjukan keersihan manusia itu sendiri.

7. Jangan Menyerah


Jika kita “tidak mudah menyerah”, maka kita sudah dekat sekali dengan kesuksesan. Karena di dunia ini, ada dua orang yang susah sekali dikalahkan: 1. orang yang sabar; 2. orang yang tidak mudah menyerah.


Sepahit apapun kehidupan, seperih apapun perjuangan, jangan pernah menyerah. Bukankah Tuhan lebih mencintai hamba-Nya yang kuat? Melarang hamba-Nya untuk berputus asa dari rahmat-Nya?

Bukankah semua akan menjadi mudah jika sudah melibatkan Tuhan dalam segala hal? dan bukankah Tuhan akan selalu bersama dengan orang yang sabar? Jika sudah sabar, tak akan ada kata menyerah dalam kamus kehidupan seseorang.

Tidak ada orang yang dalam hidupnya bisa lepas dari yang namanya ujian dan cobaan. Tinggal bagaimana ia menghadapinya, memilih menyerah atau terus memperjuangkan.

Hidup itu bukan soal ujian, namun bagaimana penerimaan kita terhadap ujian tersebut.

Ujian yang hadir tidak bisa dibanding dengan yang lainnya, sebab ia unik. lalu bagaimana seharusnya kita bersikap?

Tidak ada jalan lain, yaitu dengan kesabaran. Akan tetapi jangan pernah lewatkan tentang peran dari ilmu, sebab ilmu akan menuntun seoarang memiliki sikap yang luar biasa saat ujian itu datang.

Kata kata bijak tere liye tentang kehidupan

kata kata mutiara tere liye

1. Hari yang menyakitkan


Akan selalu ada hari-hari menyakitkan dan kita tidak tahu kapan hari itu menghantam kita. Tapi akan selalu ada hari-hari berikutnya, memulai bab yang baru bersama matahari terbit.


Hujan tak selamanya turun, ada waktunya akan reda. Malam tak akan selamanya menyisakan kegelapan, akan ada bulan dan bintang sebagai penenrang, dan akan ada siang yang akan menggantikan gelapnya malam.

Begitu pun hidup, tak selamnaya akan bahagia, akan ada hari yang menyakitkan yang akan menempa ketangguhan kita. Setelah kita mampu menjalaninya, setelah ketangguhan kita mampu melewatinya, akan ada hari berikutnya yang lebih baik.

Itulah kehidupan, maka hidup ini bisa dikatakan sempurna dengan hadirnya ketidak sempurnaan itu sendiri.

Hidup akan terus berjalanan, dan ia tidak akan pernah sama, pasti berputar dari waktu ke waktu, bahagia, luka dan kesedihan akan terus saling berganti sebagai penguat jiwa.

Sehingga pada suatu saat nanti bukan tidak mungkin kita akan menjadi seorang yang besar dengan lautan kebijaksanaan.

Bijaksana itu tidak akan hadir begitu saja, butuh perjalanan dan proses yang bisa dikatakan amat panjang dan terjal.

Kepahitan hidup pada akhirnya tidak selamanya menjadi luka. Kehadirannya justru menjadi penguat yang membuat diri kita semakin dewasa dan bijaksana.

2. Cacian dan hinaan bukan masalah


Tidak masalah sering dihina, dicaci. Banyak orang mulia lahir dari seluruh penghinaan dan cacian.


Terkadang, kekuatan itu lahir ketika diri merasa dijatuhkan. Bukan ingin membalas dendam, tetapi ingin membuktikan bahwa setiap orang punya peran untuk menikmati hidup yang layak.

Jadikan hinaan dan cacian yang diterima sebagai motivasi untuk menjadi lebih baik.

Cancian dan hinaan barangkali ada bumbu kehidupan untuk meraih sebuah kesuksesan. Bisa kita ibaratkan sebagai cambuk untuk berlari lebih jauh dan cepat.

Sudah sepatutnya kita tidak mengambil hati cacian yang datang, anggaplah itu adalah hal yang positif.

Jika kita mau berfikir dengan jernih, cacian barangkali bukan sesuatu yang negatif untuk diri kita. Justru sebaliknya itu hal yang baik untuk kita, dan buruk untuk mereka yang mencaci.

Cacian itu seringkali muncul dari mereka yang iri dan tidak memiliki etika, sedang mereka yang bijaksana akan memberikan kritik dan nasehat yang membangun.

Ketika cacian dan makin datang, jangan pernah menghawatirkan hal tersebut, sebab bukan diri kita yang keliru, justru mereka.

3. Hidup tidak seperti novel


Hidup ini tidak seperti novel, yang kita bisa mengulang halaman pertama kapanpun kita mau.


Dalam kehidupan nyata, saat sebuah kisah tidak lagi asyik, mulai menyakitkan, kita tidak bisa mengulanginya dari halaman pertama lagi. Tapi tidak mengapa, karena kita selalu bisa membuat bab baru, halaman baru. Selalu bisa.

Percayalah, bahwa setelah kesulitan yang kita alami, akan ada kemudahan yang kita dapatkan setelahnya. Jalani saja prosesnya dengan sabar dan ikhlas.

Kesabaran dan keikhlasan itulah yang akan menghantarkan kita ke pada titik tertinggi dalam kehidupan.

Apabila kamu sudah merasa bosan dan lelah, berfikirlah, bahwa hidup di dunia ini tidaklah lama. Jika menyerah, kita akan merasa begitu sangat menyesal di kemudian hari.

Hal yang sangat menyakitkan dan memedihkan itu adalah penyesalan, meskipun barangkali kita bisa memperbaiki dan membuka halaman baru.

Namun penyesalan akan terus membayang-bayangi kehidupan, ketidak tenangan akan muncul, dan pada akhirnya jauh dari kebahagiaan yang hendak kita capai.

4. Hidupku


Inilah hidupku, dan aku tidak peduli apa pun penilaian kalian. Toh, aku hidup bukan untuk membahagiakan orang lain, apalagi menghabiskan waktu mendengar komentar mereka.


Tidak ada yang benar-benar tahu, selain dirimu dan Tuhanmu. Bagaimana kau menjalani hidup. Bagaimana kau tetap tegar saat terdampar, bagaimana kau berusaha ikhlas saat tertindas.

Jangan hidup dalam komentar orang lain, karena yang menjalni hidup adalah dirimu bukan orang lain.

Tak peduli apa kata orang, karena hanya kamu yang mengerti dirimu. Cukuplah Tuhan yang mencampuri urusanmu.

Komentar itu tidak selalu baik, bahkan sebagian besar tidaklah baik untuk kejiwaan. Hal ini kembali lagi kepada diri sendiri, sebagai seorang yang menerima komentar tersebut.

Kita memiliki pilihan, menerima, menolak ataupun menyarinya. Setiap kata yang masuk sebaiknya dijadikan pembelajaran. Kata kata yang jelek dan kotor barangkali bisa kita jadikan sebagai perhatian, supaya kita tidak melakukan hal yang sama untuk orang lain.

5. Perempuan Tangguh


Jika kita melihat seorang (wanita) yang begitu tangguh, kuat, dan mandiri, maka jangan lihat dia sekarang berdiri tegak di sana begitu mengagumkan. Tapi tanyakanlah, seberapa banyak hal, orang, peristiwa menyakitkan yang telah dia lewati, yang membuatnya menjadi semakin kuat.


Orang-orang hebat, tangguh dan kuat banyak terlahir dari masa lalu yang pahit. Perempuan yang selalu dianggap sebagai makhluk yang lemah, tak sepenuhnya lemah. Bahkan dapat dikatakan perempuan makhluk yang kuat.

Dibalik sikapnya yang lembut, dibalik seringnya air mata yang keluar, tetapi hatinya sangat tangguh. Perempuan mampu berdiri dan bangkit kembali setelah melewati banyak rintangan.

Bisa jadi yang membuatnya begitu tangguh adalah orang, peristiwa yang begitu sulit pernah ia selami, menjadikan hatinya menjadi tangguh untuk kembali bangkit.

Siak tangguh bukan sesuatu hal yang datang begitu saja. Ibarat padi yang menjadi nasi, membutuhkan proses yang tidak sebentar.

6. Biarkan waktu yang menjawab


Waktu yang akan menjelaskan dengan baik ketulusan seseorang. Niat baik, dan tujuan-tujuannya. Jika sejatinya memang baik, maka seiring waktu berjalan, akan terlihat semakin terang; sebaliknya, jika hanya topeng, maka seiring waktu berlalu, pasti akan terbuka juga.


Bak kata pepatah, “Sepandai-pandai tupai melompat, pada akhirnya akan jatuh juga.”

“Sedalam-dalam bangkai dikubur, busuknya akan tercium juga.”

Jangan pernah bosan untuk berbuat baik. Karena sekecil apapun kebaikan yang dilakukan, sekecil apapun niat yang tersirat, Tuhan akan membalasnya dengan kebaikan pula.

Membaca quotes ini, saya jadi teringat dengan kata kata Boy Candra yang ditulis dalam buku-bukunya, ahh saya sangat suka dengan karya mereka berdua.

7. Kejujuran seperti cermin


Kejujuran itu seperti cermin. Sekali dia retak, pecah, maka jangan harap dia akan pulih seperti sedia kala. Jangan coba-coba bermain dengan cermin.


Pernah melihat pantulan diri di depan cermin yang mulus? Semua bagian yang terpantul terlihat sempurna. Tetapi jika cermin itu retak, pantulan diri pun tak enak dilihat.

begitu pun kejujuran, sekalinya kejujuran itu retak oleh satu kebohongan, jangan anggap bahwa kebohongan itu tak akan terulang. Sekali orang sudah berbohong, maka ia akan terus berbohong untuk menutupi kebohongan sebelumnya.

Dari kata kata bijak Tere Liye di atas kita mendapatkan sebuah pesan untuk terus menjaga kejujuran bagaimana kondisi dan keadaan yang sedang kita hadapi.

Meskipun ini tidaklah mudah, justru pada saatnya akan terasa begitu manis, percayalah kebohongan itu menghadirkan kesengsaraan.

Kata kata Bijak Tere Liye tentang Cinta

kata kata mutiara tere liye

1. Perasaan


Urusan perasaan itu ajaib sekali, bahkan bisa membuat merasa sepi di tengah keramaian, ramai di tengah kesepian.


Seperti kata orang, “kalau sudah jatuh cinta, dunia serasa milik berdua.”

Di tengah ramainya orang, jika hanya si dia yang dipikirkan, yang dirindukan, riuhnya suasana pun tek terdengar.

Banyaknya orang pun masih merasa sepi. begitu pun sebaliknya, meski hanya berdua dengan orang yang tersayang, karena hati yang bahagia suasana pun seperti ramai.

2. Penantian


Jangan menghukum kesempatan dengan penantian. Karena terkadang melepaskan sesuatu justru memperoleh yang terbaik.


Melepaskan dengan tulus sesuatu yang amat kita inginkan tidak selalu berarti kita lemah.

Terkadang, buta karena sebuah penantian membuat diri melupakaj banyaknya kesempatan yang datang. padahal yang dinanti belum tentu kembali.

Ibarat kata pepatah, “Yang dikejar tak sampai yang dikandung tercecer.” Menanti tanpa kepastian, kesempatan pun lenyap begitu saja.

Kata kata Bijak Tere Liye Tentang Memaafkan

1. Memaafkan


Saat kita memutuskan memaafkan seseorang, itu bukan persoalan apakah orang itu salah, dan kita benar. Apakah orang itu memang jahat atau aniaya, bukan! Kita memutuskan memaafkan seseorang karena kita berhak atas kedamaian di dalam hati.


Tak selamanya yang bersalah yang meminta maaf. benar atau salah bukan persoalan yang terlalu penting untuk mendapatkan ketentraman hati.

Tetapi, hati yang lapang dan selalu mampu memaafkan itulah yang akan selalu merasa damai.

Jika hanya bersifat egois, selalu mempermasalahkan salah dan benar, sampai kapan pun tak ada habisnya. yang ada hanya menyimpan sakit hati dan dendam berkepanjangan. Tidak rugi jika saling memaafkan.

Dari sini kita dapat mempelajari sesuatu hal, seorang yang mampu memaafkan, ia memiliki hati yang tulus.

Kata kata bijak Tere Liye ini memberikan pesan kepada kita semua agar menjadi seoarang yang pemaaf.

2. Menjadi diri sendiri


Ketika kita memilih hidup dengan topeng, dan orang-orang menyukainya. Maka sesungguhnya itu masalah kita. Tapi ketika kita tampil adanya, dan orang-orang ternyata tidak suka, bahkan membenci. Maka sesungguhnya itu masalah mereka.


Apa makna dari kata kata bijak Tere Liye di atas?

Hargailah karunia Tuhan yang telah dititipkan padamu. hargailah dirimu sendiri, apresiasi apa yang mampu dirimu perbuat.

Tak perlu menjelaskan kepada orang lain bahwa dirimu baik, karena orang yang membencimu tak butuh penjelasan itu. Seperti langit yang tak pernah menjelaskan bahwa dirinya tinggi.

Bersikaplah seperti air yang dalam, memiliki ketenangan yang luar biasa, namun berilmu dan bijaksana

Baca Juga: Kata kata Andrea Hirata

Penutup

Itulah beberapa kata kata bijak atau quotes dari Tere Liye. Semoga bisa menginspirasi dan memotivasi pembaca.

Jangan lewatkan kata kata cinta yang syarat dengan makna dan arti, dapat kalian baca pada tulisan sebelumnya.

Terima kasih.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Copyright 2020 - guratgarut.com