Kata Kata Santri

  • 14 min read
  • Jun 23, 2020
kata kata santri
Ruru Ruhama
Latest posts by Ruru Ruhama (see all)

Guratgarut.com – Indonesia memang sangat unik, selain terdapat pelajar, terdapat juga santri. Siapakah santri? Santri adalah sebutan untuk seseorang yang sedang menuntut ilmu di Pondok Pesantren. Lewat kata kata mutiara santri ini kalian akan sedikit mengenal tentang santri.

Menjadi seorang santri adalah kebanggaan, bukan hanya tentang menuntut ilmu saja, melainkan tentang kesederhanaan.

Dengan kehidupan yang sederhana tersebut mengantarkan santri menjadi orang-orang yang memahami lingkungan dan kehidupan itu sendiri.

Sekilas Tentang Santri & Pesantren

hasanudin, cak hasan, santri muda, santri ganteng, kata kata santri

Seperti yang termuat dalam salah satu artikel tirto.id, sejak tahun 2015 diperingati hari santri, yaitu pada tanggal 22 Oktober. Tanggal tersebut di klaim oleh Nahdatul Ulama sebagai hari bersejarah, yaitu bertepatan dengan resolusi jihad.

Jika kita telaah lebih jauh mengenai kata santri, maka di dalam kamus besar Bahasa Indonesia setidaknya akan menemukan 2 makna.

  1. Orang yang mendalami Agama Islam.
  2. Orang yang melakukan ibadah dengan sungguh-sungguh.

Namun pada kenyataannya, kata santri digunakan untuk menyebut seseorang yang sedang atau pernah mendalami ilmu Agama Islam di Pondok Pesantren.

Sedangkan untuk asal usul penyebutan santri sendiri banyak berbagai versi yang beredar di kalangan masyarakat.

Akan tetapi yang jelas, santri dan pesantren memiliki keterkaitan yang erat, tidak dapat dipisahkan satu sama lainnya.

Pondok Pesantren Populer di Indonesia

NoNama Pesantren
1Pondok Pesantren Langitan
2Pondok Pesantren Gontor
3Pondok Pesantren Daar El-Qolam
4Pondok Pesantren Darunnajah
5Pondok Pesantren Tebuireng
6Pondok Pesantren Al Ihya Ulumuddin
7Ponpes Asy Syafi’iah Nahdatul Wathon

*Sumber diambil dari IDN Times


Kata Kata Santri Tentang Cinta

kata kata santri

1. Kerinduan Kepada Allah

Banyak sekali tempat di bumi ini yang disukai oleh pemuda (hamba). Sedangkan kerinduannya selamanya pada tempat tinggal yang pertama (kembali kepada Allah).

Kesukaan atau kecintaan terhadap dunia selayaknya dengan wajar saja, jangan sampai mengalahkan kecintaan kita kepada Allah.

Hal ini tidaklah mudah untuk dilakukan, nyatanya banyak orang yang terlihat lebih mencintai dunianya, dan lalai dengan amalan akhirat.

Meski tidak mudah, kita harus belajar dan memaksakan diri untuk lebih mencintai akhirat dibandingkan dengan dunia.

Semoga kita menjadi pemuda dan pemudi yang yang rindu akan tempat kembali, yaitu kepada Allah dan akhirat.

2. Kupinang Kau dengan Bismillah

Kupinang kau dengan Bismillah untuk nantinya bisa ku lengkapi dengan Alhamdulillah.

Kata kata ini sangat populer sekali, terutama dikalangan anak muda Muslim. Bagaimana tidak seorang yang sudah cukup untuk menikah tentu mendengar kata kata ini seakan mendapatkan motivasi dan penyemangat.

Semua hendaknya di awali dengan ucapan bismillah, memang seperti itulah, memohon ridho, keberkahan dan kebaikan dari pada Allah san pencipta.

Kemudian jangan lupa mengucapkan alhamdulillah, memuji-Nya sebagaii bentuk rasa syukur yang mendalam atas nikmat-nikmat yang diberikan.

Begitupun ketika kita hendak menikah, memurnikan dan meluruskan niat hanya kepada Allah akan menjadi jalan kebaikan.

3. Cinta Kepada Allah

Pindahkanlah hatimu kemanapun yang engkau sukai dari cintamu (cinta kepada Allah). Namun ketahuilah, tak ada cinta selain cinta pertama (cinta kepada Allah).

Memindahkan cinta memang tidaklah mudah, butuh proses dan perjuangan yang tidak sebentar.

Tapi membiarkan cinta di tempat yang salah adalah sebuah kebodohan, dan pasti akan datang penyesalan di akhir nanti.

Hanya cinta kepada Allah lah kita akan menjadi tenang, merasa bahagian, dan tidak akan ada kekhawatiran sedikitpun.

Bahkan cinta inilah yang akan menghantarkan seorang Muslim menuju kebahagiaan dan kemuliaan di dunia dan akhirat.

Ahh, semoga saja kita semua termasuk orang-orang yang cinta dan merindukan Allah sang pencipta.

4. Cinta Itu Membuat Bahagia

CINTA itu membuat kamu bahagia dan belajar mengenai banyak hal.

Sifat dari cinta itu adalah menenangkan dan membahagiakan, jikalau cinta meresahkan dan tidak dapat membuat tenang hati, maka itu bukan cinta.

Cinta yang dapat memberikan kebahagiaan dan ketenangan ialah dengan cinta kepada Allah. Sebab tidak akan ada kekecewaan seperti cinta kepada manusia.

Tidak jarang banyak orang yang mendapatkan kekecewaan karena cinta manusia dan mahluk.

Bahkan tidak jarang juga melakukan hal yang melanggar syariat atas nama cinta, padal yang demikian itu bukanlah cinta.

5. Kangen Adzan

Maafin aku yang sekarang, ya! karena aku lebih kangen adzan maghrib daripada kamu.

Semoga kita menjadi Muslim yang lebih merindukan adzan, rosul dan Allah, dibandingkan dengan merindukan mahluk.

Sebab kita sebetulnya tidak pantas merindukan mahluk, adapun merinkunnya, landasi dengan kerinduan kita kepada Allah dan karena Allah.

Dengan demikian Insya Allah kerinduan tersebut akan menjadi amal kebaikan yang mendatangkan pahala.

Apabila direnungkan, panggilan adzan itu adalah panggilan kasih sayang, Allah rindu dengan mahluknya.

padahal Allah sama sekali tidak membutuhkan mahluknya, justru kitalah yang sangat membutuhkan Allah.

Semoga kita menjadi orang-orang yang merindukan kumandang adzan, dan dapat meningkatkan kualitas keimanan.

6. Cinta, Curiga, Ragu dan Rindu

Setengah dari cinta ialah percaya, selebihnya curiga.
Setengah dari rindu adalah ragu, selebihnya cemburu.

Cinta kepada mahluk tidakla bisa sepenuhnya, sebab ada curiga di dalamnya yang terus menghantui dan datang tanpa diinginkan. Bisa saja kita menyebut hal itu sebagai penumpang gelap.

Kemudian rindu kepada mahlukpun rasanya tidak akan sempurna, sebab di dalamnya ada ragu dan cemburu, yang datang silih berganti menghantui dan membayangi pikiran, terkadang menerka-nerka tidak tentu.

Cinta dan rindu yang sempurna hanya kepada sang pencipta, ialah Allah pemebri rahmat dan kebaikan.

Tidak akan ada cemburu, ragu dan curiga di dalamnya, justru yang hadir dalam jiwa dan pikirn adalah ketenangan batin.

7. Bukan Pesta Meriah dan gaun Mewah

Bukan pesta meriah atau gaun mewah yang penting satu kata SAH.

Menikah pada dasarnya tidak memiliki syarat yang rumit, hanya saja di antara masyarakat kita menginginkan itu.

Mulai dari pesta meriah, hingga gaun pernikahan yang mewah tiba-tiba menjadi syarat yang harus dihadirkan ditengah-tengah pernikahan.

Maka tidaklah mengherannya banyak di antara kita yang merasa berat dan menjadi beban untuk melangsungkan pernikahan.

8. Minta Mahar

Jangan kasih aku kado kasih aku mahar saja kang.

Barangkali inilah gambaran seseorang yang sudah ini ingin menikah, ketika dikasih kado malah meminta mahar.

Bagi perempuan sebenarnya hal yang sangat wajar, saat mereka menginjak usia di 20-an, tentu mereka ingin segera mendapatkan jodoh, dan mengarungi bahtera rumah tangga.

Meskipun pada kenyataannya menjalani rumah tangga itu tidaklah mudah, banyak tantangan dan ujian di dalamnya.

Namun jika dijalani bersama dengan kesabaran, Insha Allah semuanya akan menjadi ibadah dan kebaikan bersama.

9. Menciptakan Cinta yang Sempurna

Kita banyak membuang waktu mencari kekasih yang sempurna daripada menciptakan cinta yang sempurna.

katanya di dunia ini tidaklah ada yang sempurna, termasuk cinta di dalamnya. Jika kita mencari cinta yang sempurna tentu tidak akan kita dapatkan.

Kesempurnaan cinta akan kita dapatkan dengan mencintai yang maha sempurna, yaitu Allah. Bukan dengan mencitai atau mengharapkan cinta dari sesama mahluk.

Hingga kapanpun kita tidak akan mendapatkan cinta sempurna apabila masih mencintai yang tidak sempurna.

10. Cinta Itu Tentang Makna

Cinta itu hanya satu kata sampai ditemu orang yang berikan makna kepadanya.

Cinta tidak memiliki arti sampai ada seorang yang memberikan makna terhadapnya. Maknanya pun tentu akan berbeda, tergantung siapa yang memberikan makna.

Cinta itu soal rasa dan hati, jika di maknai dengan baik, maka akan baik pula cinta itu. Namun jika yang memberikan makna tidak baik, maka tidak baik juga cinta itu.

Kata Kata Bijak Santri

quotes santri, kata kata santri

1. Segerakan Solat

Segerakan sholat, agar kau kembali bersemangat.

Solat adalah hal yang wajib untuk dikerjakan, saking pentingnya jika lupa dikerjakan ada hukuman berat yang menanti.

Solat ini pada dasarnya adalah kebaikan untuk manusia, bisa dibilang recharge untuk hati dan pikiran.

Solat juga adalah bentuk kasing sayang Allah ke pada manusia, dalam solat kita dapat menumpahkan rasa rindu dan cinta ke pada yang kuasa.

Maka tidaklah salah kata kata santri di atas yang menyebutkan menyegerakan solat bisa membuat semangat.

Jika kalian sedang loyo dan tidak bersemangat, barangkali solat kalian sedang kendor juga. Semoga ini menjadi kata kata pengingat dan nasehat untuk menjadi lebih baik.

2. Santri Itu Tidak Individualis

Kami Santri, tidak tahu apa itu individualis karena kami diajarkan bersama dan agamis.

Santri itu ditempa di dalam lingkungan yang ideal untuk menjadi seorang manusia yang sesungguhnya, yaitu taat terhadap agama, peduli sesama dan lingkungan.

Sejak dini mereka diajarkan tentang ibadah yang baik, menuntut ilmu dengan kesungguhan hati, serta bersama-sama menghadapi semuanya. Susah senang mereka bersama, menjalani kehidupan pondok yang bagi sebagian orang mungkin dianggap keras.

Rasa dan sifat individualis dikikis habis, sampai mereka tidak mengenal yang namanya individualis dan sendiri.

Bersama melangkah memperbaiki diri, lingkungan dan keadaan masyarakat dengan ilmu yang mereka miliki.

3. Santri Rahmatan Lil’alamin

Jihadku menjadi santri rahmatan lil’alamin sampai mati.

Menjadi santri artinya mendermakan waktu dan pikiran untuk menuntut ilmu agama, dengan demikian maka tidak salah apabila disebut sebagai jihad.

Bukankah orang yang menuntut ilmu apabila meninggal seperti orang yang sedang berjihad di jalan Allah.

Menjadi santri rahmatan lil’alamin artinya menjadi santri yang bermanfaat untuk kepentingan banyak orang.

4. Niat Dalam Belajar

Orang yang niat belajar, apapun akan jadi pelajaran.
Tapi orang yang tidak niat belajar, sedang belajar pun tidak akan jadi pelajaran.

Niat adalah hal yang amat penting dalam apapun, termasuk dalam belajar dan menuntut ilmu. tanpa niat yang baik dan benar, niscaya apa yang sedang dipelajari tidak akan menjadi sebuah pelajaran.

Sedangkan orang yang memiliki niat yang baik dan benar, sesuatu yang bukan pelajaran  sekalipun akan menjadi pembelajaran.

Maka untuk itu dalam hal apapun hendaknya kita terus menjaga niat agar senantiasa lurus, baik dan benar.

5. Empat hal Kebaikan

Jika orang melakukan empat hal ini maka ia akan mendapat kebaikan dunia akhirat yaitu hati yang bersyukur, lidah yang berzikir, badan yang tabah pada cobaan, dan pasangan yang setia menjaga dirinya dan hartanya.

Ke-empat hal ini niscaya akan dilakukan santri, terlebih apabila mereka masih mondok (tinggal dipesantren).

Kata kata ini sebetulnya dapat menjadi pengingat bagi kita semua, untuk mendapatkan kebaikan dunia dan akhirat.

Memiliki hati yang bersyukur akan membuat tenang, dan merasa cukup atas apa yang dimiliki.

Lidah yang senantiasa berdizikir, mengingat kebesaran dan kekuasaannya akan mendatangkan ketenangan hati dan jiwa, bahkan pikiran.

Badan yang tabah pada cobaan akan membuat kita semakin kuat dan tangguh dalam menjalani kehidupan.

Sedangkan pasangan yang setia menjaga diri dan hartanya akan membuahkan kepercayaan kekuatan dalam menjalankan kehidupan.

6. Belajar, Berusaha & Berdo’a

Belajarlah dari kehidupan. Berusaha untuk masa depan Berdo’a kepada yang Maha menentukan.

Tiga hal yang barangkali sangat penting untuk menjalani kehidupan, yaitu belajar, berusaha dan berdo’a.

Apabila ke-3 hal ini benar-benar diamalkan maka akan menciptakan sesuatu yang luar biasa, bahkan barangkali kita sendiripun akan tercengang.

Belajar dari kehidupan akan memberikan pengalaman, kekuatan, serta kita paham apa yang harus dilakukan.

Berusaha untuk masa depan artinya kita telah peduli dengan masa yang akan datang, di sisi lain kita telah bersikap optimis.

Sedangkan dengan berdo’a akan menguatkan hati dan keyakinan kita akan apa yang dipelajari dan diusahakan.

7. Arti Kesuksesan Hidup

Kesuksesan hidup itu apabila kehadiran kita mampu memberikan manfaat kepada banyak orang, tidak terus menerus egois memikirkan ambisi diri sendiri.

Sesungguhnya manusia yang paling mulia adalah manusia yang bermanfaat untuk sesama. Maka untuk itu Islam mengajarkan kepada kita agar senantiasa untuk menjadi manusia yang bermanfaat dalam kondisi apapun.

Tanpa kita sadari, saat tidak berpikir untuk orang lain, yang muncul dalam benak terus meneru adalah ambisi yang menggebu.

Ambisi yang menggebu ini tidak terlalu baik untuk kita, mengingat ia tidak akan jenuh dan berhenti.

Bahkan tidak jarang kita melihat orang orang yang sudah kaya masih melakukan tindakan korupsi, itu hanya contoh kecil saja.

8. Mengingat Sang Pemberi Rahmat

Ketika beban terasa berat maka ingatlah kepada Sang Pemberi Rahmat.

Kata kata di atas bukan hanya nasehat untuk santri atau santriwati, namun barangkali untuk kita semua yang masih hidup dan bergulat dengan kehidupan.

Saat menjalani kehidupan ini, tidaklah jarang kita mendapatkan tekanan hidup, bahkan merasa putus asa.

Dalam keadaan yang demikian maka sebaiknya kita mengingat Allah sang pemberi rahmat, sang pemberi solusi.

Sebab setiap permasalahan yang hadir di depan kita terdapat solusi yang telah Allah siapkan, tinggal kita mau bergerak atau tidak.

9. Akan Tiba Saatnya

Akan tiba saatnya kita akan berhenti mencintai seseorang bukan karena orang itu berhenti mencintai kita melainkan karena kita menyadari bahwa orang itu akan lebih berbahagia apabila kita melepaskannya.

Hal ini barangkali pernah terjadi kepada sebagia orang di luar sana, kita juga seringkali menyaksikan orang yang saling mencintai pada akhirnya harus putus dan berpisah.

Bukan karena mereka sudah tidak nyaman dan tidak saling mencintai lagi, melainkan ada sisi lain yang benar-benar kita pertimbangkan untuk kebahagian.

Jika yang demikian terjadi, maka satu-satunya cara ialah merelakan, dan semoga Allah menggantikan dengan yyang lebih baik, sebab Allah maha tahu dan maha seglanya.

10. Jangan Takut Menjadi Tua

Jangan takut menjadi tua, karena semua pasti akan menua. Takutlah untuk menjadi tak dewasa, karena kedewasaan merupakan sikap yang menjadi jalan menuju kebahagiaan dan kemuliaan.

Tua itu adalah keniscayaan, bahkan orang yang menolak tua sekalipun tetap akan tua. Karena seperti itulah manusia diciptakan. Orang yang menolak tua artinya menolak takdir dari yang kuasa.

Tua dan dewasa adalah hal yang berbeda, orang yang tua belum tentu dewasa, dan sebaliknya demikian.

Kedewasaan dapat kita ciptakan dengan cara berpikir kritis, mulai dari penciptaan dan peranan manusia di dunia.

Kata Kata Santri Lucu

kata kata santri, quotes santri

1. Santri Soleh

Awas Santri Soleh! Aku sudah tobat jadi jangan diajak untuk maksiat.

Kata kata di atas hanya sekedar kata kata lucu ala santri ya, tidak semua orang santri soleh lho pada awalnya.

Bahkan tidak sedikit santri yang banyak gaya dan tingkah saat mondok. Namun se nakal-nakalnya santri tentu masih solat ya.

Nah kata kata ini dapat kalian gunakan untuk bercanda kepad mereka yang tiba-tiba berubah begitu saha.

2. Besanan

Cukup kemarin saja ibu kita kartini, besok waktunya ibu kita besanan.

Mungkin di antara santri dan santriwati ada yang jatuh cinta atau cinta lokasi hehe, kata kata ini cocok untuk dijadikan gombalan.

Tapi jangan sampai ketahuan oleh pengurus pondok ya, kalau sampai ketahuan terdapat dua kemungkinan atau beberapa kemungkinan, yaitu dimarahin atau dinikahin.

3. Hijab Itu Ibarat Barang Terbungkus

Hijab itu ibarat barang atau buah yang terbungkus pasti harganya MAHAL karena yang buka bukaan itu harganya pasti murahan.

Nah kata kata di atas merupakan sebuah analogi untuk membandingkan wanita yang menggunakan hijab dengan wanita yang tidak menggunakan hijab.

Wanita yang menggunakan hijab diibaratkan sebuah barang atau buah yang masih terbungkus, sedangkan wanita tanpa hijab sebaliknya.

Meski panndangan ini tidaklah selalu benar, banyak pertntangan dan diskusi yang panjang mengenai hijab ini.

4. Ngaji & Karoke

Doyan nyanyi alergi ngaji, karaoke bayar mahal aja mau, ngaji gratis dapat pahala aja enggak mau.

Saya yakin santri tidak akan ada yang seperti kata kata di atas, orang yang tidak belajar agama wajar saja jika demikian, akan tetapi jika santri demikian tentu sangat disayangkan sekali.

Apabali kita merujuk pada jaman sekarang, terlebih tempat hiburan telah hadir dimana-mana, cukup banyak di antara masyarakat muslim kita yang berlaku demikian.

Mereka lebih suka ke karoke dibandingkan pergi ke masjid, lebih suka bernyanyi dibandingkan membaca Al-qur’an.

5. Tidak Ada Kata Malam Minggu

Buat kami tidak ada kata malam minggu, adanya cuma giliran maju.

Jika kita mengenal malam minggu, tidak demikian dengan santri, yang ada mereka cuman mengenal hafalan dan kapan mereka maju untuk di test berbagai hafalannya.

Tapi bersyukurlah untuk kalian yang pernah menjadi santri dan tidak mengenal malam minggu, sebab malam minggu dalam budaya anak muda tidaklah mendatangkan manfaat.

Justru berbagai hafalan yang disetorkanlah yang mendatangkan manfaat luas, bukan hanya untuk diri sendiri, melainkan untuk banyak orang juga.

6. Sabar Itu Berat

Sabar itu emang berat karena hadiahnya surga, coba kalau gampang hadiahnya paling kipas angin.

Semua orang sepakat jika mengatakan sabar itu adalah sesuatu hal yang berat, bahkan sangat berat.

Bahkan Allah menjanjikan surga untuk orang-orang yang mampu bersabar, baik dalam ujian ataupun dalam ketakwaan.

Kata kata di atas sekilas terlihat guyon, atau hanya untuk lucu-lucuan saja, namun nyatanya kata kata tersebut memiliki makna yang sangat dalam sekali.

7. Makan Ala Santri

Makan ala santri seperti ini memang jorok seperti sampah, tapi yang tidak bisa menikmati kebersamaan ini lebih jorok dari sampah.

Tidak jarang orang menganggap santri itu kurang gaul, bahkan makannya terlihat kotor dan jorok.

Namun dalam semua itu terdapat hal yang sangat mahal, yaitu tentang kebersamaan dan saling memahami satu sama lain.

Bagaimana kita mau menjadi manusia yang bermanfaat untuk banyak orang, jika tidak mampu memahami perasaan diri sendiri dan orang lain.

8. Hafalan Tidak Semudah Mengingat Kenangan Indah

Karena mengingat hafalan tidak semudah ketika mengingat kenangan indah bersamamu.

Santri itu identik dengan hafal menghafal, sampai setiap hari menghafal, mulai dari nahu, sorof, dan kitab-kitab lainnya.

Menghafal tentulah bukan pekerjaan mudah, bahkan bagi sebagian orang bisa dikatakan sulit atau susah.

hal ini jauh berbeda dengan mengingat kenanangan indah, yang barangkali sangat mudah untuk diingat kembali, bahkan tanpa dihafalkan sekalipun.

9. Mondok Sejak Dini

Mondoklah sejak dini sebelum menyesal ketika bau tanah nanti.

Mondok atau menempuh pendidikan di Pesantren adalah pilihan yang mungkin tepat, terlebih saat ini, jaman dan informasi semakin maju membuat pergaulan yang tidak menetu.

Barangkali dengan mondok, pergaulan akan lebih dapat dikondisikan, terkontrol dan lebih baik.

Hal ini sebaiknya dipertimbangkan dengan baik, jangan sampai menyesal dikemudian hari saat tubuh sudah renta.

10. Hafalan dan Masa Lalu

Hafalan lebih seru daripada mikiran masa lalu.

Santri mungkin akan lebih mudah untuk move on, sebab memiliki hal yang lebih penting dari pada menggalau, yaitu hafalan.

Hafalan adalah sesuatu yang niscaya keberadaannya, setiap pelajaran dibutuhkan pemahaman serta penghayatan yang baik.

Dengan menghafal, setidaknya santri tidak bisa memikirkan yang sifat kurang atau tidak penting.

Kata Kata Santri Gaul

kata kata santri

1. Dinding Pesantren

Cinta terhalang dinding pesantren.

Hayyo siapa yang merasakan hal ini? Cintanya terhalang didinding pesantren, tidak sedikit mungkin yang merasakan ha ini.

Terlepas dari tidak baiknya pacaran, seorag santri pasti pernah merasakan tumbuhnya cinta di pesantren, terlebih mereka sedang berada di masa-masa puber.

Maka muncul kata kata di atas sebagai penghias dan mewakili perasaan santri yang cintanya tidak sampai.

2. Makna Santri

Santri bukan mondok saja namun siapapun yang berakhlak seperti santri dialah santri.

Kata santri dapat dimaknai secara luas, salah satnya setiap oang yang memiliki akhlak dengan baik ialah santri.

Karena pada dasarnya menjadi santri artinya menjadi orang yang lebih baik dan taat terhadap aturan Allah yang diberikan.

Santri adalah representasi manusia beradap dan berakhlak dalam kehidupan, serta mampu menjadi pendorong kebaikan dalam lingkungan.

3. Gaul

Jangan ngaku gaul kalau belum pernah jadi santri.

Gaul itu memiliki makna yang luas, tergantung orang memaknainya, setiap orang dapat aja berbeda pemaknaan tentang ini.

Salah satunya dengan kata kata di atas, gaul dimaknai dengan menjadi santri, jika belum menjadi santri maka belum gaul.

Apalagi jika tidak menjadi santri, maka bisa jadi orang tersebut tidak gaul. Hal ini hanyalah pemaknaan semata terhadap kata gaul.

Dari kata kata di atas juga kita dapat melihat dan menyimpulkan, tentang seorang yang memiliki kebanggan dengan status santrinya.

4. Hidup adalah Perjuangan

Hidup adalah perjuangan, perjuangan adalah perang, perang melawan kebodohan.

Rasanya semua orang akan sepakat jika hidup ini adalah perjuangan untuk manusia. Kita berjuang untuk banyak hal, salah satunya adalah melawan kebodohan.

Melawan kebodohan adalah kewajiban setiap orang, memiliki kewajiban untuk menjadi tahu dan berilmu, minimal untuk diri sendiri.

Tugas yang lebih berat mungkin diemban oleh para guru, ustadz dan kiyai, dimana mereka harus melawan kebodohan masyarakat, bukan hanya mencerdaskan diri sendiri, namun memiliki kewajiban untuk mencerdaskan orang lain serta lingkungan.

5. Sedekah

Siapa bilang sedekah harus tunggu kaya?.

Tidak ada yang menyebutkan bahwa untuk bersedekah harus kaya dulu, yang terpenting adalah niat yang ikhlas dan kemauan tinggi.

Bahkan sedekah saat sempit pahala jau lebih besar dibandingkan dengan pahala bersedekah ketika sedang lapang.

Bagaimana tidak demikian, saat sedang sempit akan muncul sisi manusia dalam diri kita untuk lebih mementingkan diri sendiri.

Barangkali hanya beberapa orang saja yang mampu menaklukan diri sendiri saat posisi demikian ini.

6. Lulusan Pesantren

Lulusan pesantren tidak cuma bisa jadi guru ngaji ataupun kyai! Tapi juga bisa menjadi kalangan berdasi dan pengusaha yang mandiri.

Tida sedikit masyarakat yang beranggapan bahwa lulusan pesantren hanya bisa jadi guru ngaji saja.

Tentu saja anggapan tersebut keliru, mengapa demikian? Sebab lulusan pesantren dapat menjadi apa saja, dokter, tentara, akademisi atau bahkan pengusaha.

Justru lulusan pesantren mendapatkan nilai plus, yang mana secara pemahaman agama kuat, dan Insha Allah hal tersebut sangat baik.

7. Cantik

Mengaku Cantik Bisa Ngaji Enggak?

Mencari pasangan itu buka soal cantik saja, melankan agama dan akhlak menjadi pertimbangan.

Jangan sampai cantik, namun ngaji tidak bisa, tentu bila demikian sangat disayangkan sekali.

8. Sarungan

Mau kaya mau miskin kalau di pondok ya tetap sarungan.

Sarungan adalah ciri khas santri, tidak melihat latar belakang, mau kaya atau miskin ya tetep sama saja.

Hal ini tentu suda menjadi budaya turun temurun, bahkan dapat kita katakan sebagai kearifan lokal.

9. Kecintaan Terhadap Negeri

Kami mungkin hanya golongan santri, namun cinta pada negeri suci tidak ternoda, hubbul waton minal iman.

Tidak ada keraguan akan cinta tanah air untuk santri. Jika merujuk ke pada sejarah, santri berada di garda paling depan dalam membela tanah air dan melawan para penjajah yang datang silih berganti.

Kecintaan terhadap negara dan tanah air telha tertanam dan terpatri di dalam dada, jika ada yang meragukan tanyakan ke pada dia kembali.

10. Dunia

Dunia bukan tempat tinggal tapi tempat meninggal.

Jangan menjadikan dunia sebagai tujuan, sebab kita tidak akan selamanya tinggal di dunia ini. Jadikan dunia sebagai bercocok tanam, untuk kita tuai di akhirat kelak.

Jika kita menjadikan dunia sebagai tempat tinggal dan tujuan, niscaya kita akan menjadi orang yang merugi.

Kata Kata Santri Gokil

kata kata santri

1. Kumandang Adzan

Kumandang adzan itu pilihan, pilih shalat atau dishalati.

Adzan adalah seruan bagi orang muslim untuk menunaikan salat, jika ada tidak dapat mengingatkan akan salat, barangkali ia ingin disalatkan.

Santri saat mendengar kumandang adzan akan bergegas untuk berangkat ke masjid dan menunaikan salat.

Sebab mereka paham betul bahwa itu adalah seruan kasih sayang dari Allah, adzan berkumandang maka berangkatlah segera.

2. Menjadi Santri

Paling enak jadi santri meski tiap hari serba antri, tapi jangan sampai berkecil hati INSYAALLAH pulang ngaji udah banyak yang ngantri.

Tidak ada yang enak sebetulnya saat menjadi seorang santri, hidup bersama dalam keterbatasan, makan ngantri, mandi ngantri, dan ditambahkan kurang kebebasan.

Meskipun demikian, menjadi seorang santri adalah kebanggaan yang terus akan melekat hingga mati nanti.

Terlebih menjadi santri tidak akan sulit untuk mendapatkan jodoh, siapa yang tidak ingin menikah dengan santri.

3. Resep Manisnya Santri

Resep awet manisnya santri itu setiap hari ketemunya kitab.

Kalo kalian bertemu dengan santri, dan melihat betapa manisnya mereka, jangan heran, sebab manisnya santri itu akibat ketemu kita setiap harinya.

Jika kalian ingin tetap manis, atau awet manis, kalian bisa menjadi santri aja, atau menikah dengan santri barangkali 🙂

4. Mendatangi Masjid

Datangilah MASJID dengan niat ibadah, bukan niat nyari jodoh apalagi niat tukar sendal insyaallah masuk surga.

Saat mendatangi masjid, alangkah baiknya memurnikan niat dengan sebaik-baiknya. Jangan sampai terkotori dengan mencari jodoh atau bahkan nukerin sandal.

Dengan memurnikan niat saat datang ke masjid, Insya Allah kita akan mendapatkan keberkahan.

5. Cinta Seperti Mad Lazim

Cintaku padamu seperti Mad Lazim sebab paling panjang diantara cinta yang lainnya.

Kata kata ini hanya populer di kalangan santri saja, dan barangkali hanya santri juga yang mengenalnya.

Baiknya memang cinta itu seperti mad lazim, artinya panjang dan awet hingga meninggal nanti.

6. Sumber Masa Depan

Kalau air adalah sumber kehidupan manusia, kamu itu sumber masa depan aku.

Mungkin kamu bertanya kenapa air bisa menjadi seumber kehidupan manusia? Sebab tanpa air manusia tidak akan bisa hidup.

Begitupun dengan aku, jika kehilangan kamu, rasanya dunia ini akan runtuh, bahkan aku tidak memiliki masa depan lagi.

7. Pikiran Ibarat Parasut

Pikiran kita ibarat parasut, hanya berfungsi ketika terbuka.

Memang demikianlah dengan pikiran, ia akan bekerja ketika kita mampu berpikir dengan terbuka.

Maka untuk itu janngan pernah ragu untuk mulai terbuka dengan pikiran, sebab barangkali kesusksesan akan di mulai dari cara berpikir.

8. Lomba Tidur

Ceramah malah menjadi ajang lomba tidur.

Bagi sebagian santri ceramah sangat ditunggu-tunggu, bukan karena ingin mendengar isi ceramah.

Alasannya karena ingin tidur saat mendengarkan ceramah, maka tidaklah heran apabila ceramah malah menjadi ajang lomba tidur.

9. Teman Senampan

Sesungguhnya teman-teman senampan lebih asik daripada teman yang suka mengajak ke restoran.

Hanya orang-orang yang pernah nyantri yang bisa merasakan bahagianya dan senangnya maka senampan.

Makan senampan banyak keberkahan di dalamnya, bukan hanya menguatkan persaudaraan, namun juga bisa membuat kenyang dengan cepat.

10. Santri Putri Tidur

Santri putri pasti pernah tidur habis jamaah apalagi habis jamaah subuh.

Sebenarnya kata kata ini bukan ditunjukan untuk santriwati saja, sebab santri putra juga tidak jarang tidar setelah solat berjamaah.

hal ini menunjukan menjadi santri itu tidaklah mudah, atau bahkan dapat kita katakan cukup sulit, tidak bebas dan tidur terbatas.

Namun berbanggalah, sebab santrilah yang akan menjadi penerus perjuangan dalam menyebarkan kebaikan.


Demikian kumpulan kata kata mutiara santri dengan bebagai pembahasan, seperti galau, jomblo dll.

Kata kata santri ini merupakan quotes pilihan yang dirangkum dari berbagai sumber, dikumpulkan hanya quotes terbaik saja.

Dengan membaca ini, kalian yang masih santri semoga menjadi motivasi dan nasehat, sedangkan untuk yang pernah santri semoga tulisan ini bisa membawa bernostalgia ke masa lalu saat menjadi santri.

Akhir kata, saya ucapkan terimakasih untuk kalian yang sudah membaca tulisan ini.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Copyright 2020 - guratgarut.com