Morfologi Ikan

  • 7 min read
  • Sep 07, 2020
ikan unik
Syakila Rahma
Latest posts by Syakila Rahma (see all)

Morfologi Ikan – Ikan merupakan salah satu hewan dengan kandungan gizi yang tinggi, maka tidaklah heran hewan air ini menjadi favorit banyak orang.

Bahkan di negara-negara maju seperti hal Jepang dan Korea, konsumsi ikan begitu tinggi. Barang kali itu yang menyebabkan otak mereka sedikit encer dibandingkan dengan kita.

Nah itu sedikit ulasan mengenai manfaat ikan. Namun dalam artikel ini saya akan membahas mengenai morfologi ikan.

Barangkali tidak usah berlama-lama, langsung saja disimak penjelasan mengenai morfologi ikan berikut.

Morfologi Ikan Secara Umum

mengenal morfologi ikan

Sebelum membahas morfologi ikan secara khusus, seperti morfologi ikan mas atau lele, pada bagian ini mari kita bahas terlebih dahulu mengenai morfologi ikan secara umum.

Pada umumnya ikan memiliki tiga bagian tubuh, meliputi:

#1. Bagian Kepala (Caput)

Bagian badan atau caput meliputi dari ujung bagian insang belakang sampai permulaan sirip belakang. Bagian kepala ikan meliputi, mulut, mata, insang, tutup insang, otak serta hidung.

#2. Bagian Badan (Trucus)

Bagian badan atau trucus merupakan bagian yang berada di tengah-tengah ikan, meliputi seluruh sirip yang dimiliki ikan hingga alat pencernaan dan organ dalam ikan. Seperti hati, jantung, empedu, usus dan lain sebagainya.

#3. Bagian Ekor (Cauda)

Bagian ekor atau cauda merupakan bagian ujung paling belakan, yang memiliki fungsi sebagai alat pembantu dalam bergerak.

Pada bagian ini terdapat sirip ekor dan anus.

Pada dasarnya ikan memiliki tubuh yang berbeda dan variatif tergantung jenis ikan, misal ikan tampak biasanya memiliki ukuran tubuh yang cendrung lebih pendek dibandingkan dengan ikan laut.

Morfologi Jenis Jenis Ikan

Setelah pada bagian sebelumnya kita membahasa morfologi ikan secara umum, maka pada bagian ini kita akan membahas morfologi ikan berdasarkan jenisnya, mungkin saja ada perbedaan diantara ikan-ikan yang ada.

Morfologi jenis-jenis ikan yang akan dibahas adalah sebagai berikut.

#1. Klasifikasi dan Morfologi Ikan Mas

morfologi ikan mas

Pertama yaitu klasifikasi dan morfologi ikan mas, ikan mas sendiri merupakan ikan yang sangat familiar sekali di Indonesia, menjadi bahan konsumsi sehari-hari, mengingat budaya yang begitu mudah.

Ikan mas memiliki berbagai jenis, sebut saja koi, jenis ikan koi juga masih memiliki turunan yang begitu banyak.

Berikut ini merupakan klasifikasi dari ikan mas.

Klasifikasi ikan mas

Kingdom : Animalia

Filum : Chocrodata

Kelas : Actinopetrygi

Ordo : Cypriniformes

Famili : Cyprinidae

Genus : Cyprinus

Spesies : Cyprinus Carpio

Morfologi Ikan Mas

  • Ikan mas sendiri memiliki tubuh yang memanjang, ikan ini masih satu keluarga dengan ikan nila atau mujair. Memiliki tubuh yang sedikit pipih, serta bagian mulut terletak pada bagian tengah.
  • Sedangan untuk bagian mulut, ikan mas memiliki gigi kerongkongan yang terletak pada bagian atas.
  • Untuk sirip, ikan mas memiliki sirip memanjang, yang terletak pada permukaan bagian tubuh.
  • Ikan mas memiliki insang pada bagian depan, dengan pembagian 3 jenis yaitu, tukang lengkung insang, insang tapis, serta lembaran daun insang.
  • Terakhir, yaitu iakan mas ternyata tida memiliki lambung asli, hanya memiliki lambung palsu sebagai tempat menyimpan makanan.

#2. Klasifikasi dan Morfologi Ikan Lele

klasifikasi ikan lele

Ikan lele termasuk ke dalam jenis ikan cat fish atau ikan berkumis, seperti halnya ikan gabus. Ikan ini memiliki ketahanan yang luar biasa, serta memiliki pertumbuhan yang cepat.

Klasifikasi Ikan Lele

Berikut ini merupakan klasifikasi ikan lele.

Kingdom : Animalia

Filum : Chordata

Kelas : Pisces

Ordo : Ostariophysi

Famili : Clariidae

Genus : Clarias

Spesies : Clarias Sp

Morfologi Ikan Lele

Berikut merupakan morfologi ikan lele.

  • Sama hal dengan jenis cat fish lain, ikan lele memiliki bagian tubuh yang memanjang, memiliki uran kepala sampai seperempat tubuhnya, dengan bagian kepala yang pipih.
  • Bagian atas kepela yang pipih memiliki tempurung yang keras, dengan membentuk rongga-rongga dalam insang.
  • Lele memilki gigi dengan permukaan yang kasar pada bagian depan, disebut dengan gigi nyata.
  • Lele memiliki empat pasang sungut.
  • Ikan lele juga memiliki alat olfaktori sebagai alat bantu, salah satunya sebagai alat peraba dan pengihatan, sebab lele tidak memiliki penglihatan yang bagus.
  • Mata lele berbentuk kecil.
  • Pada bagian badan, lele memiliki bentuk yang membulat, sedangkan untuk bagian belakang sampai dengan ekor berbentuk sedikit pipih.
  • Untuk sirip, ikan lele memiliki sirip yang mebulat dan terpisah dengan bagian sirip punggung maupun anal.
  • Ikan lele miliki patil, yaitu sebutan untuk sirip yang tajam.
  • Lele pada umumnya memiliki warna hitam pudar.

#3. Morfologi Ikan Patin

Ikan patin sendiri merupakan jenis ikan yang begitu populer dikalangan masyarakat Indonesia, walaupun harganya sendiri sedikit mahal ya, akan tetapi memiliki rasa yang begitu gurih dan enak.

Saat ini ikan patin pun mulai banyak di budidayakan oleh masyarakat, mmengingat harganya yang cukup mahal, tentu berbisnis ikan patin menjadi hal yang menjanjikan.

Ikan patin memiliki bentuk tubuh yang memanjang, serta berbeda dengan ikan lain, ikan ini tidak memiliki sisik sama sekali alias licin.

Klasifikasi Ikan Patin

Berikut ini merupakan klasifikasi ikan fatin.

Kingdom : Animalia

Filum : Chordata

Kelas : Pisces

Ordo : Ostariophysi

Famili : Pangisidae

Genus : pangisius

Spesies : Pangisius Jambal

Morfologi Ikan Patin

Berikut ini merupakan morfologi ikan patin.

  • Bagian kepala ikan patin lebih kecil, jika dibandingkan dengan bagian tubuhnya.
  • Bagian mulut ikan patin terbilang kecil lancip dengan bentuk yang kerucut melebar, serta memiliki kumis halus.
  • Ikan patin memiliki mata yang bulat dengan warna sedikit kehitaman, serta dilengkapi dengan sirip pada bagian dada samping.
  • Insang pada ikan patin terletak pada bagian dekat sirip dada.
  • Ikan patin memiliki sirip dibagian punggung dengan memanjang, sekitar 1-2 cm
  • Sirip yang membentuk sisir memiliki warna kuding dan perak.
  • Sedangkan untuk sirip ekor berbentuk segitiga.

#4. Klasifikasi dan Morfologi Ikan Nila

ikn nila

Ikan nila merupakan ikan jenis air tawar yang paling mudah untuk di budidayakan, di dalam air kecilpun mereka masih bisa hidup, serta dapat beranak pinak dengan mudah.

Tentu saja hal ini menjadi peluang yang bagus bagi anda, jika ingin membudidayakan ikan nila.

Ikan nila adalah ikan asli Afrika bagian Timur, tepatnya sungai Nil.

Sama halnya dengan ikan mas, ikan nila memiliki bentuk yang pipih, namun yang menjadi berbeda terletak pada bagian sisik dan sirip yang lebih tajam.

Klasifikasi Ikan Nila 

Berikut  ini merupakan klasifikasi ikan nila.

Kingdom : Animalia

Filum : Chordata

Kelas : Osteichyes

Ordo : Percomorphi

Famili : Cichlidae

Genus : Oreochromis

Spesies : Oreochromis Nilacitus

Morfologi Ikan Nila

Berikut ini merupakan morfologi ikan nila.

  • Ikan nila memiliki bentuk yang pipih dengan sisik yang cukup besar.
  • Bagian kepala ikan nila pipih dengan mata yang besar.
  • Memiliki gigi yang muncul kepermukaan.
  • Memiliki punggung yang agak tinggi.
  • Memiliki sirip dibagian punggung yang cukup tajam.
  • Keseluruhan sirip ikan nila berjumlah 5, meliputi sirip punggung, sirip dada, sirip perut, sirip anal serta sirip ekor.
  • Termasuk ikan air tawar yang memiliki gerakan cepat dan gesit.
  • Ikan nila memiliki warna tubuh yang hitam dan agak keputihan.
  • Biasanya bagian insang ikan nila berwarna putih ataupun kekuningan.

#5. Klasifikasi dan Morfologi Ikan Gurame

klasifikasi ikan gurame

Ikan gurame adalah jenis ikan air tawar yang paling diminati sejauh ini, terutama untuk konsumsi. Namun ikan ini dalam proses budidayanya tidak semudah membudidayakan ikan mas atau ikan nila, sebab nyatanya lebih sulit.

Ikan gurame memiliki tubuh yang pipih alias gepeng dengan bentuk yang sedikit unik.

Ikan gurame sendiri merupakan ikan asli asal Asia, terutama Indonesia dan daerah Asia Tenggara.

Se jaman dahulu, pada jaman kerajaan, ikan gurame telah banyak di budidayakan, hingga saat ini, ikan gurame telah banyak dikenal orang di Indoensia.

Klasifikasi Ikan Gurame

Berikut ini merupakan klasifikasi dari ikan gurame.

Kingdom : Animalia

Filum : Chordata

Kelas : Pisces

Famili : Osphromenus

Spesies : Osphromenus Gouramy

Morfologi Ikan Gurame

Berikut ini merupakan morfologi dari ikan gurame.

  • Ikan gurame memiliki tubuh yang memanjang serta pipih.
  • Ukuran mulut ikan gurame relatif kecil, dengan bentuk yang miring serta memiliki mancung.
  • Memiliki garis lateral tunggal yang tidak terputus.
  • Memiliki sisik yang licin dan kasar serta berbentuk stenoid.
  • Ikan gurame memiliki gigi rahang di bagian bawah.
  • Memiliki ekor dengan bentuk seperti bulan dengan warna yang gelap.
  • Warna ikan gurame cendrung hitam atau agak kehitaman alias gelap.
  • Memiliki bintik-bintik bagian putih pada bagian dada.
  • Ikan gurame termasuk kedalam ikan yang memiliki daging tebal.

#6. Klasifikasi dan Morfologi Ikan Bandeng

morfologi ikan bandeng

Ikan bandeng atau dalam bahasa inggris disebut dengan milkfish merupakan ikan jenis tambak. Ikan bandeng adalah ikan asli laut merah, ditemukan sekitar tahun 1925.

Lewat perdagangan Internasional akhirnya ikan bandeng mengalami penyebaran, termasuk ke Indonesia.

Ikan bandeng termasuk jenis ikan yang sangat mudah beradaptasi serta memiliki pertumbuhan yang cepat jika dibandingkan dengan ikan jenis lain.

Untuk lebih mengenal ikan bandeng, berikut klasifikasi dan morfologi ikan bandeng.

Klasifikasi Ikan Bandeng

Berikut merupakan klasifikasi ikan bandeng.

Kingdom : Animalia

Filum : Chordata

Kelas : Osteichthyes

Ordo : Gonorynchiformes

Famili : Chanidae

Genus : Chanos

Spesies : Chanos Chanos

Morfologi Ikan Bandeng

Berikut merupakan morfologi ikan bandeng.

  • Ikan bandeng adalah ikan dengan bentuk yang memanjang, pipih serta oval
  • Biasanya ikan bandeng memiliki ukuran panjang kisaran 5 cm – 10 cm.
  • Ikan bandeng memiliki tinggi kisaran 2 cm – 4 cm.
  • Untuk ukuran kepala ikan bandeng sejajar dengan tinggi badannya.
  • Memiliki kepala yang sedikit meruncing.
  • Pada umumnya ikan baneng berwarna keputihan atu silver.
  • Ikan bandeng memiliki sisik, namun ukurannya relatif kecil.
  • Sirip ikan bandeng seperti memiliki lapisan lilin.
  • Ikan bandeng adalah ikan yang berkembang biak di air tawar, air payau serta air laut.
  • Ikan bandeng memiliki pertumbuhan yang relatif cepat jika dibandingkan dengan ikan jenis lain.

#7. Klasifikasi dan Morfologi Ikan Bawal

klasifikasi dan morfologi ikan bawal

Ikan bawal merupakan ikan jenis air tawar yang memiliki pertumbuhan yang relatif cepat jika dibandingkan dengan ikan lainnya.

Ikan asli brazil yang saat ini telah menyebar luas hingga penjuru Dunia, terutama di Indonesia sendiri telah banyak di budidayakan, mengingat memiliki nilai jual yang cukup tinggi.

Namun uniknya, ikan bawal termasuk kedalam jenis hewan omnivora, yaitu pemakan segala jenis baik tumbuhan maupun daging.

Ikan bawal memiliki kelebihan, jika dibandingkan dengan ikan lain. Ikan ini dapat beradaptasi dengan lingkungan cukup cepat, sehingga tak heran jika memiliki pertumbuhan yang baik.

Klasifikasi Ikan Bawal

Berikut merupakan klasifikasi ikan bawal.

Kingdom : Animalia

Filum : Chordata

Kelas : Pisces

Ordo : Cypriniformes

Famili : Characidae

Genus : Collosoma

Spesies : Colossoma Makrofomum

Morfoloogi ikan Bawal

Berikut merupakan morfologi ikan bawal.

  • Ikan bawal memiliki bentuk tubuh yang menyamping dengan bentuk bulat atau bisa disebut oval.
  • Bagian tubuh ikan bawal dipenuhi dengan sisik yang kecil.
  • Memiliki bentuk kepala yang bulat.
  • Memiliki warna tubuh kecoklatan atau keabuan, dan untuk bagian bawah tubuh berwarna keputihan.
  • Memiliki sirip yang agak panjang jika dibandingkan dengan ukuran porposional ikan lainnya, yaitu sekitar 2-3 cm.
  • Kepala ikan bawal relatif besar, mirip dengan ikan lohan.
  • Ikan bawal memiliki mulut yang besar.
  • Ikan bawal termasuk ikan yang memiliki daging tebal.

#8. Morfologi Ikan Tuna

ikan tuna

Ikan tuna merupakan jenis ikan asin alias ikan air laut yang termsuk kedalam suku thunnini. Ikan tuna termasuk ikan yang cukup unik, karena memiliki 15 jenis atau spesies dalam 5 genera.

Ikan tuna memiliki daging yang lembut, maka tak heran jika ikan ini menjadi primadona banyak orang, bahkan di beberapa restaurant ternama ikan tuna di bandrol dengan harga relatif mahal.

Untuk lebih mengenal ikan tunak, berikut ini merupakan klasifikasi dan morfologi ikan tuna.

Klasifikasi Ikan Tuna

Berikut ini merupakan klasifikasi ikan tuna.

Kingdom : Animalia
Filum : Chordata
Kelas : Actinopterygii
Ordo : Scombriformes
Famili : Scombridae
Subfamili : Scombrinae
Suku : Thunnini

Morfologi Ikan Tuna

Berikut ini merupakan morfologi ikan tuna.

  • Tuna memiliki kesamaan tubuh dengan ikan torpedo, dengan tubuh yang pipih serta mulut meruncing.
  • Memiliki jumlah sirip punggung sebanyak dua buah, yang pertama berukuran kecil yang terpisah dengan sirip yang kedua dengan ukuran yang lebih besar.
  • Selain kedua sirip peunggung, ikan tuna memiliki sirip kecil yang disebut dengan finlet.
  • Ikan tuna memiliki sirip ekor yang bercabang.
  • Ikan tuna memiliki sisik yang beragam mulai dari sisik besar yang menutupi bagian tubuh belakang kepala, serta sisik-sisik kecil pada bagian lain

Kesimpulan

Dari penjelasan dan pemaparan yang telah disebutkan mengenai klasifikasi dan morfologi ikan, dapat disimpulkan bahwa ikan memiliki berbagai jenis yang beragam.

Jenis tersebut tentu berpengaruh pada bentuk atau morfologi ikan itu sendiri.

Semoga artikel yang saya buat ini mendatangkan manfaat bagi kalian, terimakasih jangan lupa di komen ya.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Copyright 2020 - guratgarut.com