Morfologi Kupu Kupu

  • 4 min read
  • Sep 07, 2020
kupu kupu putih indah
Syakila Rahma
Latest posts by Syakila Rahma (see all)

Morfologi Kupu Kupu – Siapa yang tidak tahu dengan kupu kupu, hewan bersayap yang memiliki keindahan luar biasa. Meski kupu kupu merupakan hewan yang berasal dari ulat.

Jadi sebelum kupu-kupu terlihat indah, merupakan seekor kepompong, hingga pada akhirnya menjadi kupu – kupu yang cantik.

Pasti akan serasa sepi jika taman bunga tanpa kupu-kupu, Allah selalu menciptakan apapun dengan komposisi yang pas. Contohnya perpaduan taman dan kupu-kupu.

Pada postingan kali ini, mari kita mengenal dan mempelajari morfologi kupu kupu atau bagian tubuh kupu kupu. Apakah hewan cantik ini memiliki struktur tubuh seperti hewan lainnya, mari kita cari tahu.

Apa Itu Morfologi Kupu Kupu?

morfologi kupu kupu

Apa itu morfologi? Morfologi merupakan sebuah ilmu untuk mengetahui seluk beluk sesuatu, bisa bentuk atau perubahan – perubahan yang terjadi. Sedangkan wikipedia mengartikan morfologi sebagai ilmu bentuk.

Jadi morfologi kupu kupu merupakan sesutu cara atau ilmu untuk mengetahui mengenai kupu-kupu itu sendiri. Biasanya morfologi ini lebih bersifat untuk mengatahui bagian, bagian disini merupakan tubuh kupu-kupu.

Kita tahu semua bahwa memiliki bagian tubuh, seperti dada, kepala dan perut. Nah, hal ini kita akan bahas pada bagian berikut, yaitu mengenai bagian tubuh kupu-kupu.

Bagian Tubuh Kupu Kupu

kupu kupu hitam kuning

Seperti yang telah dijelaskan di atas, bahwa kupu-kupu setidaknya memiliki tiga bagian tubuh, yaitu perut, kepala dan dada.

Lalu apa perbedaannya antara morfologi dan bagian tubuh kupu-kupu ini? Tidak ada perbedaan, hanya saja morfologi lebih menunjukan pada keilmuannya, supaya lebih mudah dimengerti maka dalam hal ini saya menggunakan bahasa “bagian tubuh kupu-kupu”.

Bagian tubuh dan morfologi intinya sama, yaitu untuk mengetahuai bagian yang terdapat dalam kupu – kupu.

Bagian Tubuh atau Morfologi Kupu Kupu

bagian tubuh kupu kupu

Bagian ini merupakan pembahasan inti dari artikel ini, yang akan menerangkan seluk beluk kupu-kupu, bagian tubuh atau dalam bahasa keilmuannya morfologi.

Adapun morfologi kupu kupu adalah sebagai berikut.

#1. Bagian Kepala

Kupu-kupu memiliki morfologi tubuh yang komplek seperti halnya manusia (Maha suci Allah yang telah menciptakan segalanya). Kepala kupu-kupu setidaknya memiliki tiga bagian diantaranya.

  • Antena, terletak pada bagian atas kepala, berfungsi sebagai alat peraba. bentuknya pun berbeda – beda, ada yang seperti bulu ayam dan sisir. Memang cukup unik, mengingat hewan seperti kupu-kupu atau serangga memiliki antena yang memiliki kemampuan sebagai alat peraba, tak heran jika hewan – hewan seperti ini begitu peka terhadap lingkungan. Antena tersebut dilengkapi dengan sel-sel syaraf, sehingga kupu-kupu dapat meraba.
  • Mata, berbeda dengan hewan lain, mata kupu-kupu terbagi menjadi dua bagian, pertama adalah mata majemuk, yang dapat melihat atau mendeteksi setiap gerakan, namun mata ini tidak terlalu jelas bisa melihat benda. yang kedua adalah mata tunggal atau biasa disebut oseli, merupakan mata yang berfungsi mempertajam penglihatan dari mata majemuk. Mata ini tersembunyi dan terletak diantara rambut halus.
  • Mulut, terbagi kedalam tiga bagian. 1) Labrum. 2) Labliam palpus, memiliki fungsi sebagai alat peraba, serta merupakan bagian bibir yang sangat sensitif. 3) Probocis atau madibula merupakan rahang bawah kupu – kupu yang awalnya sebagai alat penggigit. Namun probocis ini digunakan sebagai alat penghisap, sebagai contoh ketika kupu-kupu menghisap sari bunga. Alat ini memiliki bentuk seperti tabung, namun apabisa tidak digunakan alat ini otomatis akan menggulung.

#2. Dada (Thorax)

Dada atau thorax kupu-kupu terhubung dengan kepa melaui selaput atau membran yang berfungsi sebgai leher, sehingga bisa disibilang membran tersebut merupakan leher dari kupu-kupu.

Selain itu thorax kupu-kupu memiliki ruas-ruas yang berbentuk kotak, serta kuat. Bagian ini merupakan bagian yang vital sebab thorax ini berisi otot – otot yang menjadikannya kuat, sehingga kupu-kupu dapat bergerak dan terbang.

Thorax kupu-kupu setidaknya memiliki tiga bagian.

  • Protoraks, sebuah tempat dimana yang memiliki fungsi sebagai tempat kaki depan dari kupu-kupu.
  • Mesotoraks, dimana tempat untuk menaruh kaki tangan dan sayap bagian depan.
  • Metatoraks, tempat dimana melekatnya kaki belangang dan sayap bagian belakang.

Tentu ketiga bagian tersebut tersusun dengan sempurna, sehingga kupu-kupu bisa lalu lalang pergi kesana kemari atas yang mereka kehendaki.

Bgian ini juga memili sebuah spirakel, yaitu merupakan tempat untuk masuknya udara kedalam tubuh kupu-kupu, bisa dibilang sebagai alat untuk mengangkut oksigen, maka tidaklah heran jika spirakel dalam tubuh ini tampak besar, karena sebagai temapat masuknya oksigen, sehingga kupu-kupudapat terbang.

Kaki atau tungkai kupu-kupu memiliki ruas, dan bukan hanya satu, yaitu ruas dasar atau koksa, sendi paha atau trokanter, femur, tibia serta tasus.

Untuk tarsus sendiri dilengkapidengan beberapa ruas serta memiliki kuku, untuk saat ini jumlah tarsus dari kupu-kupu tidak dapat dipastikan karena tergantung, jenis kupu-kupu dan kelamin kupu-kupu.

Kupu-kupu memiliki kaki depan yang sensitif, karena berfungsi sebagai alat dalam mengenal lawan jenis atau bungan.

Selai itu kaki depan ini biasanya  dilengkapi dengan spina dengan fungsi untuk membantu kupu-kupu dalam berjalan.

Pada bagian dada ini juga dilengkapi sayap, dengan fungsi sebagai alat gerak kupu-kupu (terbang). Sayap kupu-kupu memiliki ukuran yang tipis, serta menempel ke dada atau thorax. 

Pada dasarnya sayap kupu-kupu tidaklah berwarna, akan tetapi warna yang dihasilkan merupakan warna dari sisik yang menutupi sayap. Akan tetapi tidak semua kupu-kupu memiliki sayap.

#3. Perut atau Adomen

Perut kupu-kupu seperti halnya dengan perut hewan lain, yaitu berfungsi untuk mencerna, mengelola serta menampung makanan, selain itu, kupu-kupu memiliki cadangan lemak dalam tubuhnya, dan disimpan dalam perut.

Perut kupu-kupu terdiri sepuluh ruas, namun tergantung jenis dan besaran dari kupu-kupu itu sendiri. Pada bagian ruas terakhir biasanya terdapat alat kelamin.

Bagian tubuh kupu-kupu ini memiliki banyak misteri, sebab pada bagian ini terdapat organ, seperti hlanya jantung, alat reproduksi atau kelamin seta otot atau jaringan otot uyang kompleks.

Dengan tersusunnya bagian – bagian dari kupu-kupu ini, maka kupu-kupu dapat hidup dan terbang serta menjadi salah satu hewan yang indah.

Kesimpulan Morfologi Kupu Kupu

Dari pemaran di atas mulai dari morfologi kupu kupu atau pengenalan bagian tubuh kupu-kupu dapat disimpulkan bahwa, hewan ini memili tiga bagian tubuh, yaitu kepal, dada dan perut, yang masing-masing memiliki kompleksitas sendiri.

Dari penjelasan di atas pula kita mengetahui bahwa kupu-kupu memiliki dua mata, tentu ini merupakan fakta yang unik dan menarik, karena jarang sekali orang -orang mengetahui bahwa kupu-kupu memili dua mata yang saling mendukung satu sama lain.

Bagian sayap menempel pada bagian dada, serta sayap ini tidak memiliki warna alias transparan, namun yang menjadikannya berwarna, yaitu adanya sisik di sayap kupu-kupu.

Pada bagian perut kupu-kupu, terdapat organ reproduksi seperti hewan lainnya, seperti kelaman dan jantung, selain itu perut merupakan tempat penyimpanan lemak cadangan.

Kupu-kupu juga bernapas menggunakan saluran didada, selain itu tempat tersebut adalah tempat mengambil oksigen dalam jumlah banyak, karena kupu-kupu ini membutuhkan ogsigen untuk melakukan pergerakan.

Bagaimana menarik bukan fakta seputar kupu kupu ini, mereka juga termasuk hewan yang mengalami metamorfosis sempurna.

Nah itu informasi yang dapat kami berikan mengenai morfologi kupu kupu, semoga bermanfaat serta menambah wawasan kalian.

Terimakasih guys

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Copyright 2020 - guratgarut.com