Pakaian Tradisional Korea

  • 5 min read
  • Jun 06, 2020
pakaian hanbok korea
Satella
Latest posts by Satella (see all)

Guratgarut.com – Korea adalah negara dengan budaya yang luar biasa, salah satunya pakaian tradisional. Untuk anda yang senang dengan drama korea tentu tidak asing lagi dengan pakaian tradisional tersebut.

Pakaian tradisional Korea yang paling populer ialah hanbok. Selain terkenal, hanbok juga memiliki desain unik dengan warna-warna yang sangat khas.

Berbeda dengan kebanyakan pakaian tradisional Korea lainnya, hanbok memiliki sejarah yang panjang.

Sekilas Tentang Hanbok

pakaian hanbok korea
Sumber: befreetour.com

Hanbok sendiri memiliki arti yang sangat penting untuk pakaian tradisional Korea. Hanbok terdiri dari 2 suku kata yaitu han dan bok. Han adalah klasifikasi untuk orang Korea. Sedangkan bok berarti pakaian dalam bahasa Korea.

Meskipun pada masa awal perkembangannya sendiri, hanbok sebenarnya hanya digunakan untuk berpartisipasi dalam kegiatan atau acara acara khusus, sekarang beberapa pakaian tradisional Korea ini telah benar-benar mengalami kemajuan serta melalui berbagai perbaikan. Saat ini hanbok menjadi pakaian yang jauh lebih modern.

Hal ini dapat dilihat dari banyak varian hanbok, mulai dari hanbok bertema standar hingga hanbok kontemporer.

Sementara itu menggunakan hanbok tidak terbatas pada pria dewasa atau bahkan wanita, namun juga anak muda dan anak-anak.

Hanbok untuk wanita terdiri dari jeogori, chima hanbok, dan juga sokchima atau sokbaji. Sedangkan untuk hanbok laki-laki terbuat dari jeogori dan jenis jeans khusus dengan model yang lebih sederhana.

Hanbok Dikalangan Masyarakat Korea

hanbok
Sumber: habkorea.net

Sama seperti pakaian konvensional atau tradisional lainnya, hanbok juga memiliki definisi yang benar-benar melekat pada kehidupan dan juga budaya budaya Korea.

Bentuk lengan hanbok yang terus-menerus terbuka lebar di ujung lengan menggambarkan panasnya budaya Korea, sementara bagian bawah hanbok yang dibuat kendur dan panjang menandakan kebebasan masyarakat Korea.

Hanbok yang biasa digunakan oleh individu Korea, biasanya memiliki motif warna cerah. Pada zaman kuno nuansa yang disajikan pada pakaian tradisional Korea dianggap memiliki makna khusus. Di bawah ini adalah arti dari warna hanbok atau pakaian tradisional Korea.

Perkembangan Hanbok

hanbok unik
Sumber: histrvel.com

Ketika Raja Goryeo menikahi ratu Mongol, bentuk hanbok juga diubah dan mengikuti gaya gaun tradisional Mongolia.

Mengingat bahwa dinasti Joseon memerintah Korea, tipe hanbok pria dan wanita diubah, dan juga hanbok ini berfungsi sebagai pakaian tradisional kekaisaran Korea. Hingga saat ini pakaian tersebut menjadi baju khas tradisional Korea

Setelah diubah oleh para pemimpin dinasti Joseon, hanbok hampir tidak pernah penyesuaian lagi, di samping ukuran chima dan jeogori.

Hanbok Tradisional untuk Perempuan

hanbok untuk perempuan
Sumber: onedaykorea.com

Pakaian ini adalah jeogori, chima, dan sokchima atau disebut juga sokbaji. Jeogori adalah penutup tubuh bagian atas yang sering digunakan untuk menutupi lengan dan tubuh.

Chima adalah rok yang dibuat setara bersamaan jeogori. Sokchima adalah celana dalam wanita berbentuk rok dan biasanya digunakan sebelum menggunakan chima. Fungsi dari sokbaji ini adalah untuk menutupi kaki wanita Korea agar tidak terlihat.

Motif dan juga pola yang ditunjukkan pada hanbok perempuan biasanya didominasi oleh kombinasi garis-garis warna tertentu ditambah motif tanaman, hewan dan juga berbagai konsep alami lainnya. Sehingga tampilan hanbok menjadi lebih cantik dan indah.

Jenis hanbok di awal kekaisaran Joseon tampak sangat nyaman dan luas untuk memastikan bahwa itu dapat menghadirkan keindahan leher dan bahu pemakainya.

Pada akhir kekuasaan Joseon secara bertahap desain Jeogori mulai berubah menjadi lebih ketat dan juga lebih pendek.

Hanbok Tradisional untuk Pria

hanbok pria
Sumber: salamkorea.com

Tidak seperti hanbok yang digunakan oleh wanita, hanbok untuk pria pada umumnya memiliki bentuk dan desain yang lebih sederhana daripada hanbok untuk wanita. Karena hanbok untuk pria hanya terdiri dari jeogori dan juga wedge.

Jeogori atau pakaian atas pada hanbok pria memiliki ukuran lebih besar dari hanbok wanita. Selain itu panjang jeogori ini menutupi bagian atas bagian tengah tubuh.

Ketika datang ke irisan atau celana panjang khusus, ini biasanya dibuat lebih keras. Ini bertujuan untuk membuatnya lebih mudah bagi pelanggan untuk duduk.

Maka jika Anda ingin meninggalkan rumah pada waktu-waktu tertentu, pria Korea pasti akan mengenakan hanbok yang disebut durumagi.

Durumagi memiliki fungsi untuk menghangatkan tubuh sepanjang bulan-bulan musim dingin. Karena fungsi ini durumagi biasanya terbuat dari bahan yang tebal.

Selain menggunakan durumagi, pria Korea juga biasa memakai topi yang disebut gat saat pergi keluar atau menghadiri acara-acara penting.

Biasanya terbuat dari rambut kuda atau anyaman. Versi dan bentuk gat ini biasanya juga dapat menunjukkan status sosial yang menggunakannya.

Hanbok di Era Modern

hanbok style modern
Sumber: kultscene.com

Setelah melalui proses yang panjang, pemanfaatan hanbok yang awalnya digunakan untuk memperlihatkan sosial seseorang sebenarnya telah berubah seiring perkembangan zaman.

Beberapa style dengan kreasi mereka dan juga kemajuan membuat hanbok terlihat lebih modern dan memenuhi persyaratan gaya kontemporer.

Model Jeogori di zaman modern dibuat agar terlihat seperti jaket, setelah itu untuk chima dibuat dengan ukuran rok yang sangat beragam mulai dari panjang, sedang, hingga pendek.

Makna Warna Pakaian Tradisional Korea

baju tradisional korea
Sumber: klook.com

1. Warna Merah

Baju khas dari Korea senantiasa menggunakan warna merah, karena orang Korea percaya bahwa warna merah memiliki makna yang dalam. Merah melambangkan keberuntungan atau kebaikan dan kekayaan.

Warna merah umumnya digunakan sebagai warna pakaian wanita yang menikah, untuk memastikan bahwa itu dapat membawa keberuntungan bagi keluarga.

Tidak hanya itu, warna merah juga diharapkan dapat membawa keberuntungan serta kekayaan bersama pengantin wanita.

2. Warna Putih

Pakaian Korea konvensional juga menggunakan warna putih untuk pilihan warnanya. Sebab orang Korea percaya bahwa putih menandakan kemurnian dan juga kemurnian hati.

Warna putih juga mewakili kerendahan hati, untuk memastikan bahwa setiap orang dapat menggunakan pakaian putih, terlepas dari kondisi atau penempatan.

Selain itu, orang Korea juga suka menggunakan pakaian putih, karena fakta bahwa mereka dapat menonjolkan warna rambut orang Korea yang hitam.

3. Warna Hitam

Pakaian tradisional Korea juga menampilkan pakaian hitam. Karena orang Korea berpikir bahwa hitam mewakili sumber dari semua ciptaan Tuhan..

Pakaian hitam juga dikenakan oleh wanita selama acara kematian untuk melambangkan berkabung dan bela sungkawa.

4. Warna Kuning

Pakaian tradisional Korea dengan warna kuning digunakan oleh pejabat tinggi dan juga keluarga kerajaan. Karena orang yang memakai warna kuning adalah orang yang dihormati di Korea.

Kuning menandakan pusat alam semesta, itu artinya tidak semua orang dapat menggunakan warna ini.

Selain itu, warna kuning juga biasanya ditemukan di tekstil sutra dan satin, jadi itu hanya milik seseorang dengan kasta ekonomi tinggi.

Nama dan Jenis Baju Tradisional Korea

[su_table responsive=”yes”]

NoNama dan Jenis Baju Tradisional Korea
1Jeogori
2Gwanbok
3Durumagi
4Dangui
5Chima
6Hwarot
7Magoja

[/su_table]

1. Jeogori

Jeogori
Sumber: leesle.com

Jeogori adalah pakaian khas Korea, yaitu atasan yang dikenakan oleh wanita atau pria. Jeogori untuk wanita dan pria memiliki perbedaan. Untuk laki-laki ukurannya lebih besar dan juga lebih panjang agar menutupi tubuh bagian atas hingga bagian tengah tubuh.

Sedangkan untuk wanita, pembatasan pakaian hanya terdapat di bawah tubuh bagian atas. Dimensi jeogori untuk wanita lebih pendek karena, dari Dinasti Joseon dan juga telah diturunkan sampai sekarang.

Jeogori memiliki kerah berbentuk V dan juga diikat dengan pita yang disebut goreum. Pakaian tradisional ini memiliki lengan baju yang dibuat dalam garis lurus dan juga ditekuk untuk memastikan dapat dikenakan dengan leluasa.

2. Gwanbok

Gwanbok
Sumber: pinterest.dr

Gwanbok adalah pakaian tradisional Korea yang digunakan oleh otoritas kerajaan dari periode Silla ke Dinasti Joseon. Pakaian Gwanbok biasanya digunakan sebagai pakaian bisnis para pejabat pemerintah.

Gwanbok yang digunakan cukup variatif, menginagat ia digunakan berdasarkan hierarki yang ada.

Pakaian ini cukup populer dikalangan masyarakat umum, mengingat sering digunakan para aktor pada drama Korea.

3. Durumagi

Durumagi
Sumber: wordofkoreanhlic.blogspot.com

Durumagi adalah sejenis pakaian luar yang dikenakan oleh Korea sebagai jubah dari hanbok. Bentuk durumagi memiliki kemiripan dengan jeogori, hanya saja durumagi memiliki ukuran yang panjang hingga lutut dan lengan serta kerah yang lebih besar.

Pakaian Durumagi sebenarnya sudah dipakai sejak zaman dulu, ini dibuktikan dari cat di permukaan dinding tempat pemakaman kuno Tiga Kerajaan Korea (37 SM-668). Pakaian ini juga bisa digunakan untuk mengamankan tubuh dari hawa dingin.

4. Dangui

Dangui
Sumber: wikimedia.org

Dangui merupakan pakaian tradisional Korea dengan bentuk atasan, dan diperuntukan bagi wanita.

Baju tradisional Korea ini bukanlah untuk dipergunakan sehari-hari, melainkan untuk menghadiri acara-acara yang sifatnya formal.

Hal yang menarik jika kita perhatikan, selain dangui memiliki warna yang cantik, ia juga dihiasi dengan motif bunga yang indah.

5. Chima

Chima
Sumber: culturetrip.com

Chima merupakan pakaian yang tidak dapat dipisahkan dengan hanbok, mengingat sebelum menggunakan hanbok digunakan chima terlebih dahulu.

Chima dapat kita katakan sebagai rok tradisional yang indah, bentuknya mengembang hampir menutupi seluruh tubuh.

Chima memiliki warna yang tidak kalah mmenawan dengan pakaian tradisional Korea lainnya.

6. Hwarot

Hwarot
Sumber: pinterest.com

Pakaian tradisional ini tidak dapat digunakan oleh sembarang orang, sebab hanya digunakan oleh keluarga kerajaan saja.

Pakaian yang digunakan oleh kaum wanita kerajaan ini biasanya dikenakan saat acara-acara tertentu saja.

Pakaian ini sebetulnya merupakan adapatasi dari Dinasti Ming Tiongkok. Masyarakat Korea sendiri mulai populer dengan pakaian ini pada jaman Dinasti Goryeo dan Joseon.

Hwarot memiliki motif yang indah dengan sulaman, sebagian besar motif menggunakan hewan, seperti burung dan kupu-kupu.

7. Magoja

Magoja
Sumber: jpoiskorea.blogspot.com

Magoja adalah pakaian tradisional yang digunakan bersamaan dengan hanbok. Pakaian ini populer pada jaman Dinasti Qing yang semula digunakan untuk menghangatkan tubuh pada musim dingin.

Pakaian ini juga digunakan dalam kegiatan sehari-sehari. Bahan yang digunakan cukup nyaman yaitu terbuat dari sutra.

Penutup

Nah itu dia beberapa informasi mengenai pakaian tradisional yang paling populer di Korea Selatan. Dari tulisan di atas terdapat beberapa hal yang dapat kita simpulkan.

  1. Pakain tradisional yang paling populer di Korea ialah hanbok
  2. Setiap pakaian tradisional memiliki sejarah yang panjang.
  3. Setidaknya terdapat 7 jenis atau pakaian khas Korea.
Jika ada yang ingin disampaikan, dapat tulis di kolom komentar atau kirim pesan melalui [email protected].
Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Copyright 2020 - guratgarut.com