Pakaian Tradisional Thailand

  • 3 min read
  • Jun 09, 2020
pakaian tradisional thailand yang unik
Satella
Latest posts by Satella (see all)

Tulisan ini akan membahas seputar baju atau pakaian tradisional Thailand yang meliputi sejarah, perkembangan serta nama dan jenisnya.


Guratgarut.com – Thailand merupakan sebuah negara yang terletak di Asia Tenggara, tepatnya beretangga langsung dengan Malaysia. Bahkan beberapa daerah Thailand dihuni oleh suku melayu.

Berbicara soal ragam budaya dan keunikan dari Thailand, tentu tidak kalah dengan Indonesia ataupun Malaysia. Kendati demikian Thailand baru memiliki pakaian tradisional pada tahun 1960 yang didesai secara langsung oleh Ratu Sirkit.

Hal tersebut terilhami oleh perjalanan yang dilakukan ratu Sirkit di Eropa dan Amerika. Ia beranggapan bahwa Thailand membutuhkan baju yang mencerminkan budaya Thailand.

Tepat pada tahun 1964 baju tradisional Thailand dikenalkan kepada publik dengan nama Chut Thai.

Chut Thai terbagi ke dalam 2 jenis, yaitu untuk wanita dan pria. Khusus untuk wanita terdiri dari 8 jenis Chut Thai.

Pakaian Tradisional Thailand untuk Pria

pakaian tradisional thailand
Sumber: flyingfarm.blogspot.com

Pakaian tradisional Thailand untuk pria yang disebut dengan Phraratchathan sebenarnya biasa dipadukan dengan celana bergaya Eropa atau dengan jeans Thailand biasa.

Celana khas Thailand yang disebut dengan Chong Kraben adalah selembar kain yang panjangnya sekitar 3 meter, dimana dililitkan di pinggang dan juga di antara kedua kaki sedemikian rupa untuk mendapatkan bentuk celana panjang.

Bawahan seperti ini sebenarnya digunakan oleh laki-laki di masa lalu. Pada umumnya kain yang digunakan adalah kain yang memiliki pola dan warna.

Phraratchathan diciptakan oleh raja Thailand pada tahun 1979 dan tidak lama kemudian begitu sangat populer. Pakaian pria ini memiliki sepasang kantung pada bagian depan.

Pakaian Tradisional Thailand untuk Wanita

pakaian tradisional thailand
Sumber: wisatamuda.com

Seperti yang telah saya singgung pada bagian awal, baju tradisional Thailand bagi wanita terdiri dari 8 jenis.

Berikut masing-masing nama dan penjelasan lengkapnya;

[su_table responsive=”yes”]

NoPakaian Tradisional untuk Wanita
1Chit Lada
2Ruean Ton
3Amarin
4Chakkri
5Borom Bhiman
6Chakkrabhat
7Prayook
8Siwalai

[/su_table]

1. Chit Lada

Gaun tradisional Thailand ini biasanya dikenakan pada siang hari. Digunakan sebagai pakaian untuk penjemputan tamu di terminal bandara.

Modelnya mirip dengan Ruean Ton. Hanya saja terdapat tambahan brokat di ujung rok. Sementara untuk atasannya adalah blus dengan lengan panjang. Blus ini memiliki lima kancing depan dengan warna perak atau emas.

Wanita yang menggunakan Chit Lada tidak perlu menambahkan aksesoris lagi. Kemudian untuk warna pakaian Chit Lada bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

Wanita Thailand yang menggunakan pakaian ini terlihat sangat anggun mempesona, terlebih mereka yang memiliki tubuh langsing.

2. Ruean Ton

Pakaian untuk wanita ini bisa dibilang paling kasual dari pakaian tradisional Thailand lainnya. Bawahan pakaian ini termasuk selembar sarung atau yang disebut dengan Bha Sin, terbuat dari bahan katun atau sutra dengan garis-garis horizontal maupun vertikal.

Sarung ini panjang hingga mata atau pergelangan kaki dan juga dilipat dalam satu arah. Sedangkan atasan tetap dalam jenis baju dengan warna yang terkoordinasi dengan sarung atau mungkin dengan warna yang kontras.

Atasan blus ini memiliki 5 kancing depan serta tanpa kerah. Gaun ini biasanya dikenakan pada kesempatan tidak resmi.

3. Amarin

Pakaian untuk wanita ini terbuat dari brokat dan biasanya dipilih sebagai pakaian malam. Misalnya untuk dipakai saat makan malam.

Sebab atasannya masih menggunakan blus dengan lengan panjang. Beberapa aksesoris dapat dimasukkan untuk memastikan bahwa pakaian ini terlihat jauh lebih menarik.

4. Chakkri

Pakaian yang satu ini adalah pakaian formal dan berkelas. Wanita yang menggunakannya tentu akan terlihat berkelas dan juga anggun.

Bawahan yang digunakan masih dalam bentuk rok namun dengan 2 lipatan. Sedangkan atasannya merupakan kombinasi brokat serta sulaman dengan penambahan slendang yang panjang. Atasan gaya ini menawarkan keindahan dan sekaligus menunjukkan pesona wanita Thailand

5. Borom Bhiman

Pakaian Borom Bhiman wanita juga merupakan pakaian yang digunakan di malam hari. Bagian atas Borom Bhiman adalah baju lengan panjang dengan kancing di depan atau di belakang.

Blus ini bagian bawah ditempatkan ke dalam sarung. Bahan yang digunakan adalah bahan brokat sehingga terlihat mewah.

Sedangkan untuk urusan bawahannya menggunakan rok panjang yang terbuat dari sarung. Atasan dan bawahannya ini dijahit menjadi satu.

Gaun Borom Bhiman ini cocok untuk wanita bertubuh tinggi dan semampai. Biasanya gaun ini dikenakan pada acara resmi maupun semi resmi.

6. Chakkrabhat

Chakkrabhat adalah pakaian yang hampir mirip dengan chakkri dengan atasan dilengkapi selendang panjang menjuntai hingga ke bawah kaki.

Pakaian ini sendiri nampak terkesan kuno dan resmi. Memang demikianlanlah barangkali dirancang sesuai dengan kebutuhan masa itu.

Untuk selendang terlihat sangat cantik dengan hiasan sulaman, bahan berlipat dan bahan yang tebal.

Chakkrabhat ini diperuntukan dalam kegiatan-kegiatan resmi, seperti acara acara kerajaan ataupu kegiatan nasional lainnya.

7. Prayook

Busana yang dimodifikasi dari chakkri ini terkesan anggun dan mewah. Desain dari pakaian ini adalah blouse. Dimana bagian bawah menggunakan sarung dengan lipatan pada bagian depannya yang ditambah ikat pinggang tradisional Thailand.

Sedangkan untuk bagian atas menonjolkan kesan sebagai pakaian modern, dimana dibuat tanpa lengan dengan satu bahu.

8. Siwalai

Pakaian tradisional satu ini bernama siwalai, memiliki kemiripan dengan Borom Bhiman. Namun yang menjadi pembeda ialah terdapat selendang yang diletakan di bahu.

Pakaian tradisional ini pada umumnya digunakan dalam acara resmi, baik itu kegitan kerajaan atau nasional.

Selendang yang digunakan dalam pakaian ini hanya menutupi sebelah bahu saja, sehingga terkesan sangat indah.

Penutup

Nah itu dia pembahasan mengenai sejarah, fakta dan nama dari pakaian tradisional Thailand. Semoga tulisan ini menambah pengetahuan dan wawasan kita semua.

Jika ada yang ingin disampaikan, dapat tulis di kolom komentar atau kirim pesan melalui [email protected].
Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Copyright 2020 - guratgarut.com