Peribahasa & Pepatah Cina

  • 5 min read
  • Nov 21, 2020
pepatah china
M Fachrurroji
Latest posts by M Fachrurroji (see all)

Guratgarut.com – Dalam kehidupan sehari-hari, Anda tentunya sudah sering mendengar istilah pepatah. Apa itu pepatah? Pepatah adalah perumpamaan kata yang memiliki makna yang mendalam. Ada banyak sekali pepatah di dunia ini, sakah satunya adalah pepatah dari Cina.

Salah satu pepatah yang paling terkenal adalah pepatah Cina. Orang Cina dianggap sebagai salah satu orang yang bijak dalam menghadapi sesuatu, terutama dalam masalah kehidupan.

Adanya pepatah juga dijadikan sebagai salah satu cara untuk memotivasi diri agar bisa menjadi pribadi yang lebih baik.

Nah, bagi Anda yang ingin tahu apa saja si contoh pepatah dari Cina ini. kali ini akan dibahas selengkapnya mengenai pepatah Cina sebagai berikut.

Peribahasa Lain:
~ Pepatah Melayu
~ Pepatah Bugis

Nasihat Cina

Senyuman jack ma sambail melambaikan tangan

Anda tentunya tahu dan kenal dengan Jack Ma. Beliau adalah salah satu pengusaha sukses yang ada di Cina. Tentunya beliau tidak sukses secara instant, namun ada banyak hal yang beliau lalui.

Anda ingin sukses seperti beliau? Jika ingin yuk langsung saja simak nasihat Cina dari Jack Ma di bawah ini.

Jika 90% dari mereka yang hadir dalam meeting bisnis kemudian mendukung suatu saran atau saran lainnya, maka saya akan mengeluarkannya.

Alasannya ternyata sangatlah sederhana, sebab dalam sebuah meeting ketika semua orang yang hadir bisa melihat peluang bisnis maka kemungkinan terbesar sudah banyak perusahaan yang menggunakan ide tersebut. Maka dalam hal ini berarti kita tidak akan bisa memimpin di dalamnya.

Peribahasa dan Pepatah Cina yang Menginspirasi

pepatah cina yang menginspirasi kehidupan

Adapun contoh dari peribahasa dan pepatah Cina yang bisa Anda ketahui adalah sebagai berikut:

1. Orang yang Kuat

What the superior man seeks is in himself and what the small man seeks is in others.

Orang-orang yang kuat mencari sesuatu (potensi) di dalam dirinya sendiri. Sementara orang yang lemah mencari sesuatu (potensi) pada diri orang lain.

Ketika kita melihat orang-orang dengan karakter yang bertentangan dengan kita, kita seharusnya melihat dan menilai karakter diri kita sendiri.

2. 5 Hal Kebijaksanaan

To be able under all circumstances to practice five things constitutes perfect virtue: these five things are gravity, generosity of soul, sincerity, earnestness, and kindness.

sempurna ketika kita mampu mempraktikkan lima hal dalam keadaan yang bagaimana pun. Kelima hal tersebut adalah:

  1. Tidak bergeming (apa pun keadaannya)
  2. Kemurahan jiwa
  3. Ketulusan
  4. Kesungguhan hati
  5. Kebaikan

Dari ke-5 hal di atas, mana saja yang sudah kalian miliki hingga saat ini, hal tersebut menjadi pengingat dan nasehat bagi kita semua.

3. Proses

I hear and I forget. I see and I remember. I do and I understand.

Saya mendengar dan saya lupa. Saya melihat dan saya ingat Saya melakukan dan saya pun mengerti.

Inilah mungkin yang dinamakan proses, dalam belajar kita jangan pernah menyerah, sebab pada suatu titik yakinlah akan mengerti dan memahaminya.

Sebagaimana pepatah Arab “siapa yang sungguh-sungguh akan berhasil”.

4. Kesalahan & Kebaikan

Forget injuries, never forget kindness.

Lupakan kesalahan, tetapi jangan pernah lupakan kebaikan.

Orang yang berkata bahwa sesuatu tidak dapat dikerjakan tidak boleh mengganggu orang yang sedang mengerjakannya. Peribahasa Cina.

5. Seekor Burung

A bird does not sing because it has an answer, but it sings because it has a song.

Seekor burung bernyanyi bukan karena ia mempunyai sebuah jawaban, tetapi ia bernyanyi karena ia memang memiliki nyanyian.

Dalam menjalani hidup janganlah bersedih, karena tidak memiliki sesuatu, justru sebaliknya, syukurilah apa-apa yang kita miliki.

6. Pengetahuan

Jika pengetahuan di gunakan dengan baik, akan bermanfaat. Tetapi orang jahat akan menggunakan pengetahuan pengetahuan untuk berbuat kejahatan.

Tujuan memperoleh pengetahuan adalah memelihara karakter seseorang. Tetapi orang yang hanya mengejar pengetahuan sebagai tujuan akhir, akan kehilangan makna pendidikan.

Tidak jarang kita melihat orang yang hanya menhejar pengetahuan saja, bukan manfaat dari pengetahuan tersebut.

Tujuan akhir dari pengetauan sendiri sebenarnya adalah kebermanfaatan, bukan hanya untuk diri sendiri, akan tetapi untuk banyak orang.

Tapi ada yang lebih parah lagi dan mengkhawatirkan, dimana orang-orang berpengetahuan malah merusak alam.

Sebagai seorang yang berpengetahuan seharusnya kita dapat memberlakukan alam dengan baik.

Bagaimana cara memperlakukan alam dengan baik,

7. Kesederhanaan

Kesederhanaan membawa kepuasan dan semua hal akan tumbuh dengan baik, dalam ketiadaan akan sesuatu yang berantakan dan rumit.

Sifat manusia pada dasarnya baik tetapi sering di tutup keinginan-keinginan, sehingga mendadak kehilangan daya lihatnya.

Kebanyakan orang hanya mencari status dan kekayaan, tetapi di dalam dunia ini berapa banyak yang bisa diperoleh?

Bintang-bintang, dan bulan, gunung-gunung dan air mengalir, setiap kuntum bunga dan setiap kelompok rumput, semua ada di sana untuk kamu nikmati.

8. Sumber Kedamaian

Bila ada cahaya dalam jiwa. Maka akan hadir kecantikan dalam diri seseorang. Bila ada kecantikan dalam diri seseorang. Akan hadir keharmonisan dalam rumah tangga. Bila ada keharmonisan dalam rumah tangga, akan hadir ketertiban dalam negara. Dan bila ada ketertiban di dalam negara, akan hadir kedamaian dunia.

Secara sederhana kita pasti akan mudah memahami nasehat atau kata kata dari Cina di atas, kedamaian di dunia dapat dibangun apabila ada ketertiban di negara.

Ketertiban negara akan tercipta apabila ada keharmonisan antar warga negaranya, dalam lingkungan keluarga dan sosial.

Semua itu akan menjadi mustahil apabila tidak ada sifat adan kebaikan yang terpancar dari setiap individu.

9. Pemimpin Hebat

The superior man, when resting in safety, does not forget that danger may come. When in a state of security he does not forget the possibility of ruin. When all is orderly, he does not forget that disorder may come. Thus his person is not endangered, and his states and all their clans are preserved.

Seorang pemimpin yang hebat, ketika dia dalam keadaan aman, dia tidak lupa bahwa bahaya mungkin datang.

Saat dia berada di puncak, dia tidak lupa bahwa kemungkinan jatuh itu selalu mengintai. Ketika segalanya terasa damai, dia tidak lupa bahwa kekacauan bisa saja terjadi.

Oleh karena itu, orang tersebut tidak pernah menimbulkan bahaya, dan negara serta semua orang yang ada di sekitarnya merasa aman.

10. Kekhawatiran

When we have nothing to worry about we are not doing much, and not doing much supplies us with plenty of future worries.

Jika kita tidak memiliki sesuatu untuk dikhawatirkan, kita tidak akan melakukan sesuatu cukup banyak, dan tidak melakukan sesuatu yang banyak akan memberikan kekhawatiran yang banyak kepada kita.

Kekhawatiran sebenarnya dapat dijadikan sebagai sumber kekuatan untuk kita dalam melakukannya banyak hal.

Hal ini telah dipraktikan oleh banyak orang-orang sukses. Kendati demikian, tidak sedikit juga yang jatuh akibat kekhawatiran.

11. Ketamakan

Bila ketamakan muncul, pengetahuan intuitif seseorang tentang yang baik ambruk. Maka ia tak dapat membedakan benar dan salah sehingga muncul ketidak-acuhan dan kebodohan.

Ketamakan menjadi musuh utama dalam kemanusiaan, ia menghancurkan segalanya, banyak manusia yang tidak lagi peduli, bahkan mana kawan dan lawan tidak dapat dibedakannya.

Orang orang yang tamak tidak akan sadar, bahwa jalan yang sedang mereka lalui adalah jalan salah.

12. Bertaubat

Bila ditarik, yang bungkuk tidak dapat direntangkan lagi. Bila penuh, bulan tidak dapat lebih terang lagi. Orang yang tahu batas tahu rasa puas.

Mereka yang berbuat buruk dan takut ketahuan hati nuraninya tertekan. Mereka harus diberi kesempatan bertobat dan kembali ke jalan yang benar. Mereka yang berjasa dengan berharap pujian, pada dasarnya busuk.

13. Memberi

Jika kamu memberikan uang saku kepada orang lain, mereka juga akan memberimu peluang.

Pada dasarnya ketika kita memberi dan mengasihi orang lain, sebenarnya kita sedang memberi dan mengasihi diri sendiri.

Kebaikan yang dilakukan hari ini, akan datang kembali ke pada kita di waktu yang akan datang dalam bentuk kebaikan yang berbeda.

14. Godaan

Godaan dari luar membuat seseorang lupa daratan sedangkan ketamakan membuat orang bodoh. Orang harus waspada selalu agar kemurnian sifatnya terpelihara.

Dalam menjalani kehidupan, kita harus waspada, sebab godaan itu datang tidak diduga dan disangka.

Tidak jarang kita menyaksikan orang yang pada akhirnya hancur lebur, karena tidak dapat mengatasi godaan tersebut.


Dengan pepatah Cina di atas semoga dapat menginspirasi sekaligus memotivasi Anda dalam menjalani kehidupan yang lebih baik.

Jika kalian masih merasa kurang, dapat lanjut membaca pepatah Sunda ataupun pepatah Baduy yang telah saya tulis sebelumnya.

Adanya informasi ini semoga dapat mengubah Anda menjadi pribadi yang lebih baik dan menemukan jati diri yang sesungguhnya.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Copyright 2020 - guratgarut.com