Jenis Ikan Tuna

  • 6 min read
  • Sep 15, 2020
ikan tuna
Syakila Rahma
Latest posts by Syakila Rahma (see all)

Jenis Ikan Tuna – Ikan tuna merupakan ikan laut yang banyak diminati, apalagi di negara-negara maju Asia, seperti Jepang dan Korea.

Bahkan dikedua negara maju tersebut, ikan tuna menjadi salah satu jenis ikan primadona, tak heran juga bahwa didapati beberapa jenis ikan tuna memiliki harga yang fantastis.

Dilansir dari CNN Indonesia, beberapa waktu lalu Jepang sempat dihebohkan dengan seorang warganya yang membeli ikan tuna dengan harga fantastis, yaitu 7,4 juta yen atau sebanding denga 8,5 miliar rupiah.

Bagaimana mahal bukan?

Diketahui warga Jepang tersebut adalah Kiyosi Kimura dengan julukan “Tuna King” yang membeli ikan dengan harga fantastis tersebut.

Jenis ikan tuna yang ia beli ialah ikan tuna bluefin seberat 212 kilogram.

Barangkali apa yang menyebabkan ikan tuna tersebut memiliki harga yang fantastis, bahkan harga tersebut sebanding dengan jenis mobil sport keluaran baru.

Apakah semua ikan tuna memiliki harga yang fantastis atau mahal? Mungkin iya dan mung juga tidak.

Namun untuk artikel kali ini saya hanya ingin membagikan informasi mengenai ikan tuna apa saja yang terdapat di dunia.

Tapi sebelum kita lanjut mengenai jenis ikan tuna, terlebih dahulu saya ingin membagikan informasi mengenai budidaya ikan.

Siapa tahu kan sahabat disini ada yang berminat membudidayakan ikan tuna, apalagi mengingat harganya yang cukup mahal.

Cara Budidaya Ikan Tuna

budidaya ikan tuna, nelayan

Perlu sahabat ketahui, tuna ternyata merupakan jenis ikan yang sangat senang sekali melanglang buana, Mungkin kalo orang, semacam seorang traveler.

Namun bedanya dengan manusia, jika manusia melakukan perjalanan kadang kala sendiri-sendiri, kalau ikan tuna selalu bergerombol.

Nah momen tersebut biasanya dimanfaatkan oleh nelayan untuk mendapatkan ikan tuna sebanyak mungkin.

Ikan tuna menempuh perjalanan dengan jarak ribuan kilometer, sebagai contoh ikan tuna bisa berpindah dari samudera hindia hingga perairan deket australia, bahkan bisa mencapai samudera selatan dekat kutub.

Perusahaan ataupun nelayan mengembangkan alat tangkap, mengingat ikan tuna merupakan hewan yang sulit ditangkap.

Hal tersebutlah yang menjadi salah satu faktor mengapa ikan tuna memiliki harga yang cukup mahal.

Oleh karena itu banyak diantara pengusaha memilih untuk membudidayakan ikan tuna.

Jepang Merintis Budidaya Ikan Tuna

Seperti yang telah disinggung pada bagian sebelumnya, Jepang merupakan negara konsumen ikan tuna terbesar di Asia bahkan dunia, mulai merintis untuk membudidayakan ikan tuna.

Latar belakang, mengapa negara tersebut memilih membudidayakan ikan tuna, karena beberapa tahun terakhir penangkapan ikan tuna waktu itu mengalami penurunan, bukan hanya dari segi jumlah akan tetapi dari segi ukuran.

Setiap tahunnya mengalami penurunan dalam yang signifikan berdasarkan segi ukuran.

Melihat kecendrungan itu, maka jepang memiliki inisiatif untuk mengembangkan budi daya ikan tuna ini, demi memenuh kebutuhan masyarakatnya.

Sejauh ini ikan tuna yang mereka budidayakan adalah ikan tuna sirip biru atau dalam bahasa inggris northen blue fin tuna.

Jepang sendiri merupakan negara pertama yang berhasil membudidayakan ikan tuna jenis blue fin ini.

Proses budidaya ikan tuna memanglah begitu sulit, Jepang sendiri terbatas pada proses pembesaran saja, tidak dari nol, yaitu dari tahap telur ikan.

Mereka melakukan penangkapan anak ikan tuna, yang selanjutnya dibesarkan.

Pemeliharannya cukup lama, yaitu sekitar 2 tahun untuk mencapai berat lima kilo per ekornya.

Anak ikan tuna yang ditangkap akan ditaruh dalam jaring terapung di tengah laut. Hal ini telah dilakukan oleh berbagai negara seperti Australia, Turki, Kroasia, Malta, Portugis, Spanyol dan lain sebagainya.

Budidaya ikan tuna ini telah terbukti memberikan hasil yang sempurna, meski tahapnya masih sebatas pemijahan, belum sampai bembenihan.

Pmbenihan sendiri dilakukan hanya sebatas uji coba di lab saja.

Jadi jika sahabat ingin budidaya ikan tuna, berarti harus mengangkap anakan ikan tuna di lautan lepas.

Lalu bagaimana dengan Indonesia?

Indonesia bisa dikatakan negara yang memiliki kekayaan alam yang melimpah ruah, baik didaratan maupun di lautan.

Salah satunya ikan tuna, Indonesia menjadi negara pemasok ikan tuna terbesar untu negara Jepang. Tentu hal tersebut menjadi bukti bahwa Indonesia adalah negara yang kaya raya kan sumber daya alam.

Setidaknya Jepang telah menginpor ikan tuna dari Indonesia selama kurang lebih 18 tahun.

Seringkali Jepang Indonesia melakukan kerjasama dalam bidang riset ikan tuna, dan hal ini tentu menjadi bagian yang penting bagi mereka.

Memanglah tidak main-main hasil yang didapatkan oleh Indonesia dari ekspor ikan tuna yang dilakukan, bisa dikatan bisa menyumbang puluhan miliar rupiah.

Budidaya Ikan Tuna di Indonesia

Permintaan yang tinggi akan ekspor ikan tuna, menyebabkan Indonesia harus mengambil langkah strategis, sebagai solusi yang masuk akal tentu dengan membudidayakan ikan tuna.

Indonesia memulai menerapkan sistem pengembangan jaring apung, seperti halnya Australia. Meski yang dilakukan Indonesia waktu itu masih hanya sebatas uji coba.

Dalam prosesnya sendiri mereka mendapatkan beberapa halang rintangan, salah satunya adalah biaya cukup mahal yang harus dikeluarkan oleh negara.

Disamping itu, Indonesia masuk ke dalam sepuluh besar pen-ekspor ikan tuna di dunia.

Tahapan Budidaya Ikan Tuna

seperti yang telah dipaparkan dari awal, budidaya ikan tuna tidak dapat dilakukan mulai pembenihan.

Proses yang dapat dilakukan dalam budidayakan ikan tuna ialah mulai dari proses pemijahan. Untuk lebih jelasnya sebagai berikut.

  1. Penggemukan anakan tuna
  2. Penanganan induk
  3. Pemeliharaan benih
  4. Menyiapkan jaring apung
  5. pemeliharaan calon indukan
  6. Pemijahan
  7. Kondisi Penetasan Telur
  8. Pemeliharaan Larva

Jenis Ikan Tuna Budidaya

Setidaknya terdapat tujuh ikan tuna yang di budidayakan. Dalam bagian ini hanya akan di sebutkan ikan tuna apa saja yang dapat di budidayakan. Kemudian untuk selanjutnya baru akan dijelaskan pada bagian jenis-jenis ikan tuna.

Berikut jenis ikan tuna yang bisa dibudidayakan.

  1. Ikan tuna bluefin
  2. Ikan tuna shoutern bluefin tuna
  3. Tuna mata besar
  4. Yellow-finned tuna
  5. Ikan tuna albacore
  6. Tuna ekor panjang
  7. Ikan tuna blackfin

Habitat Ikan Tuna

deep sea, penyelam

Ikan tuna memiliki habitat di perairan kedalaman 80-300 meter di bawah permukaan laut, tentu hal ini wajib sahabat ketahui jika ingin memancing tuna.

Berikut merupakan habitat ikan tuna.

  1. Perairan dasar laut dengan area terumbu karang keras, serta memiliki kawasan yang sangat luas, kurang lebih 10 km2
  2. Karang memiliki bukit terumbu hingga menjulang kepermukaan air laut.
  3. Terdapat pada tubiran, yaitu antara perpindahan kedalaman laut.

Jenis Jenis Ikan Tuna

ikan tuna, gambar ikan, gambar ikan tuna

Setelah kita mengetahui bagaimana cara budidaya ikan tuna secara lengkap, serta habitat ikan tuna. Maka dalam bagian ini kita akan mengetahui jenis-jenis ikan tuna apa saja.

Setidaknya terdapat 16 jenis ikan tuna yang akan kita bahas pada bagian ini, sebagai berikut.

Ikan Tuna Sirip Kuning (Thunnus Albacares)

ikan tuna sirip kuning, gambar ikan

Selain dikenal dengan nama ikan tuna sirip kuning, ikan tuna ini dikenal dengan sebutan lain, seperti yellowfin tuna, yellow finned albacore, Allison’s tuna, pacific longtailed tuna.

Sedang dalam bahasa lain ikan ini juga dikenal sebagai ikan albacora. Ikan ini termasuk ke dalam ikan yang mendekati atau hampir punah, berdasarkan IUCN.

Seperti halnya tuna jenis lain, ikan tuna sirip kuning senang melakukan perjalanan dari tempat satu ke tempat lain.

Untuk ukuran tubuh, jenis tuna kuning memiliki ukuran hampir serupa ikan torpedo dengan ukuran panjang sekitar 150 cm.

Albacora (Thunnus Alalunga)

jenis ikan tuna albacora, albacora, gambar ikan

Thunnus alalunga atau albacora fish dikenal juga dengan nama langvin tuna, bonito, atun, sierra dan lain sebagainya.

Ikan tuna ini sama hal dengan jenis sebelumnya bahwa hampir mengalami kepunahan, banyak diantara nelayan atau perusahaan perikanan untuk mendapatkan ikan ini dengan cara pukat harimau, trol, pancing dan rawai.

Ikan tuna ini memiliki nama yang banyak, diantaranya sebagai berikut sirip panjang, tuna sirip panjang, tuna albakora, albakor, tuna jabrig, madidiang albakoro, tombo ahi, binnaga, albakora pasifik, bonito jerman, suree, aji-aji, trakulu, kwandang, cucut jenggot, albi.

Jenis Ikan Tuna Sirip Hitam

ikan una sirip hitam, gambar ikan

Tuna sirip hitam memiliki warna hitam pada bagian punggung, dalam bahasa inggris ikan ini dikenal dengan nama blackfin.

Ikan tuna sirip hitam ini merupakan ikan yang paling kecil jika dibandingkan dengan jenis ikan tuna lainnya, sebab hanya memiliki berat 25 kg saja dengan jangka hidup sekitar 5 tahun.

Ikan tuna sirip hitam adalah jenis tuna pemangsa, mereka biasa memangsa ubur-ubur, cumi dan udang. mereka berburu secara berkelompok.

Ikan Tuna Sirip Biru Selatan

gambar ikan, ikan tuna sirip biru selatan

ikan tuna sirip biru selatan atau dengan bahasa latin Thunnus maccoyii merupakan ikan tuna yang memiliki warna punggung hitam kebiruan. Sedangkan untuk bawah tubuhnya berwarna putih keperakan.

Ikan tuna sirip biru termasuk ke dalam jenis ikan tuna yang biasa di budidayakan.

Ikan ini pertama kali dibudidayakan di negara Jepang, budidaya pertama tersebut berhasil dilakukan serta mendapatkan hasil yang memuaskan.

Ikan tuna jenis ini terbilang memiliki ukuran yang cukup besar dengan panjang 25 meter serta berat bisa mencapai 260 kg.

Jenis Ikan Tuna Sirip Biru Pasific

sirip biru pasific, ikan tuna, gambar ikan tuna

Nyatanya kian hari tuna semakin berkurang, hal ini terjadi bukan karena permintaan ikan tuna yang semakin meningkat setiap waktunya, akan tetapi banyak nelayan serta perusahaan melakukan penangkapan tidak sesuai dengan kaidah, bahkan terkesan ilegal.

Meskupun sebenarnya beberapa negara telah mencoba bahkan telah melakukan budidaya, akan tetapi tidak semua jenis ikan tuna dapat dibudidayakan.

Tuna yang hampir mengalami kepunahan, salah satunya adalah tuna sirip biru pasific. Selain tuna jenis ini sulit dibudidayakan, habitat aslinya pun semakin mengalami penurunan.

Tuna sirip biru dikenal juga dalam bahasa inggris dengan nama bluefin pacific.

Ikan tuna ini juga termasuk kedalam jenis ikan predator alias sebagai pemangsa.

Memiliki ukuran dengan panjang sekitar 3 meter serta berat yang bisa mencapai 450 kilogram lebih.

Tuna Mata Besar

gambar ikan, ikan tuna mata besar

Ikan tuna mata besar merupakan ikan tuna yang termasuk dapat dibudidayakan, termasuk dengan Indonesia. Perairan Indonesia sendiri termasuk kedalam perairan habitat ikan tuna mata besar.

Ikan tuna mata besar ini bisa ditemukan di berbagai samudera di belahan dunia.

Untuk ukuran panjang sendiri ikan tuna mata besar bisa mencapai 236 cm, ukuran tersebut merupakan ukuran terbesar yang pernah didapatkan. Sedangkan untuk ukuran pada umumnya, ikan tuna kisaran 60 sampai 180 cm.

Sama halnya dengan ikan tuna sirip biru pasifik, tuna mata besar adalah jenis predator atau pemangsa.

Namun ikan tuna mata besar juga kerap kali dimangsa oleh paus bergigi.

Jenis Ikan Tuna Sirip Biru Atlantik

gambar ikan, ikan tuna, ikan tuna sirip biru atlantik

Atlantic bluefin tuna adalah ikan biasa digunakan sebagai bahan dari sashimi ataupun sushi. Maka tak heran jika memiliki harga yang tinggi di negara Jepang.

Ikan ini juga termasuk kedalam tuna yang terancam akan punah, berdasarkan laporan dari IUCN. Memiliki berat mencapai 450 kg. Tentu jika dikonsumsi sendiri akan kenyang ya.

Tongkol Abu-Abu

tongkol, gambar tongkol abu-abu

Ikan tongkol abu-abu ini bisa mencapai panjang hingga 145 cm serta berat 359 kg.

Ciri tongkol abu-abu ini dapat dilihat dari badan yang dimilikinya yaitu lebih ramping ketimbang jenis tuna lain.

Indonesia sendiri termsuk negara dengan habit tongkol abu-abu yang banyak, sehingga tidak heran jika menjadi salah satu negara penekspor ikan tuna paling besar di dunia.

Kesimpulan

Ikan tuna merupakan ikan dengan harga yang cukup fantastis, banyak dikonsumsi di negara-negara Asia Timur, Eropa serta Amerika, keunggulana ikan tuna sendiri memiliki daging yang sangat lembut.

Indonesia merupakan salah satu negara pengekspor tuna terbesar di dunia, dengan negara tujuan Jepang.

Namun sayang sampai saat ini terdapat beberapa jenis ikan tuna mengalami kepunahan, meski budidaya telah berusaha dilakukan oleh berbagai negara.

Demikian pembahasan yang dapat cakhasan berikan mengenai jenis ikan tuna, jangan lewatkan artikel lainnya seperti harga ikan koi terbaru, bagi kalian yang ingin mengetahui dan berminat memeliharanya.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Copyright 2020 - guratgarut.com