Kata Kata Bijak Bahasa Minang

  • 7 min read
  • Jul 08, 2020
wanita minang
Ruru Ruhama
Latest posts by Ruru Ruhama (see all)

Guratgarut.com – Minang atau Minangkabau merupakan sebutan untuk sebuah suku yang berasal dari Sumatera Barat (Sumbar). Seperti halnya dengan suku-suku lain di Indonesia, Minang memiliki kata kata bijak dengan penggunaan bahasa yang tersusun dengan rapih dan indah.

Bagi sebagian masyarakat minang, kata kata bijak tersebut masih dijadikan pedoman dan pengingat dalam menjalani kehidupan.

Tentu tidaklah salah menjadikan kata kata bijak tersebut sebagai pengingat bagi kita, sebab semuanya adalah kebaikan.

Berbicara mengenai Suku Minang dan bahasanya, hal ini cukup menarik untuk dipelajari, sebab Suku Minang memiliki keunigkan, dari mulai budaya hingga keahlian mereka dalam berniaga.

Sebelum kita membahas mengenai kata kata mutiara atau kata kata bijak dalam Bahasa Minang, mari sedikit mengenal terlebih dahulu mengenai Suku Minang.

Kata kata bijak lain:
~ Kata kata bijak Bahasa Jepang
~ kata kata bijak Bahasa Inggris

Sekilas Tentang Suku Minang

kata kata bijak bahasa minang, orang minang, wanita minang
Sumber: hargo.co.id

Banyak hal menarik yang dapat kita perbincangkan mengenai Minang, mulai dari adat istiadat atau budaya, keterampilan mereka dalam berniaga hingga kebiasaan merantaunya.

Seperti yang telah disinggung pada bagian awal, Minang atau Minangkabau merujuk pada suku yang mendiami daerah Sumatera Barat (Sumbar).

Minangkabau disingkat Minang merujuk pada entitas kultural dan geografis yang ditandai dengan penggunaan bahasa dan adat istiadat.

Meskipun sebagian besar Suku Minang mendiami wilayah Sumatera Barat, beberapa referensi menyebutkan mereka tersebar juga di wilayah-wilayah berikut ini.

  • Separuh daratan Riau.
  • Bagian utara Bengkulu.
  • Bagian barat jambi.
  • Pantai barat Sumatera Utara (Sumut).
  • Barat daya Aceh.

Saat ini Suku Minang telah tersebar di banyak wilayah di Indonesia dan Malaysia. Data dari wikipedia menyebutkan sebagai berikut.

NoWilayahJumlah
1Sumatera Barat4.281.439
2Riau624.145
3Sumatera Utara345.403
4DKI Jakarta305.538
5Jawa Barat202.203
6Jambi168.947
7Kepulauan Riau156.770
8Banten86.217
9Bengkulu73.333
10Sumatera Selatan69.996
11Lampung69.884
12Malaysia548.000

Kata Kata Bijak Bahasa Minang

Kata kata bijak Bahasa Minang atau padang sangat beragam, namun yang jelas dari semuanya adalah kata mutiara yang baik dan akan bermanfaat bagi kehidupan.

Kata kata bijak Bahasa Minang tidakllah jauh brbeda dengan kata kata Bijak Bahasa Jawa, penuh arti dan makna.

Silahkan dipahami dan diresapi setiap katanya agar menjadi sesuatu yang bermanfaat.

Mampabauakan antimun jo durian

Mampabauakan antimun jo durian.

Artinya : Mencampurkan mentimun dan durian.

Mencampurkan mentimun dengan durian memiliki arti yang begitu mendalam, dimana mencapurkan atau menyatukan sesuatu yang semestinya tidak harus disatukan.

Sesuatu yang seharusnya tidak dicampurkan atau disatukan pada akhirnya akan menimbulkan sebuah keburukan, dalam hal apapun.

Semisal dicampurkan antara laki-laki dan perempuan yang tidak hak, maka akan menimbulkan sesuatu yang tidak baik.

Muncuang disuok jo pisang, ikua dikaik jo duri

Muncuang disuok jo pisang, ikua dikaik jo duri.

Artinya : Mulut disuap dengan pisang, pantat dikait dengan duri. Manis perkataanya, namun jahat maksudnya.

Kita jangan sampai menjadi manusia seperti ini ya, manis di mulut namun itikadnya jelek. Bukan suudzon tapi hari ini cukup banyak tipe-tipe orang seperti ini.

Tidak dapat kita pungkiri barangkali hal tersebut pernah singgah dan menjadi bagian dari diri kita, wajar saja namun sebisa mungkin rubahlah.

Penyakit seperti ini pun tidak hadir hanya di tengah-tengah masyarakat, melainkan telah merasuk kepada pejabat dan pemerintahan.

Coba kita perhatikan, para pejabat yang tadinya berkata-kata manis ketika berkampanye, setelah terpilih mereka seakan lupa. Bahkan yang lebih parah lagi beberapa diantara mereka melakukan tindakan korupsi, yang tentu tidak terpuji.

Kemudian sisi pemerintahan, terdapat hal-hal yang amat hancur, mulai di tataran morla dan birokrasi. Semua itu awalnya manis di mulut namun kenyataannya tidaklah seperti itu.

Duduak sahamparan, makan saedangan

Duduak sahamparan, makan saedangan

Artinya : Duduk sehamparan, makan sehidangan.

Masyarakat Padang atau Suku Minang terkenal sebagai kelompok yang kuat kebersamaannya, dimanapun mereka berada pasti terdapat perhimpunan atau perkumpulannya.

Saling menolng dan membantu adalah hal yang diharuskan, bahkan diwajibkan. Duduk sehamparan, makan sehidangan.

Iyo Sabana Makan Katan Indak Ba karambia

Iyo Sabana Makan Katan Indak Ba karambia.

Artinya : Tidak Pernah Mendapatkan Pelayanan Baik.

Pelayanan adalah sesuatu yang sangat penting dalam menjalankan bisnis dan perniagaan, sebab ketika mampu membuat orang lain nyaman, kemungkinan besar kita akan sukses.

Kemudian dalam kkehidupan sehari-hari, bertetangga dan bermasyarakat, memberikan pelayanan kepada tetangga dan lingkungan sekitar adalah sebuah kebaikan.

Berhubung kebanyakan orang Minang berpropesi sebagai Pengusaha, maka kata kata bijak ini seakan memberitahukan kepada mereka harus memberikan pelayanan sebaik-baiknya.

Manang jadi arang kalah jadi abu

Artinya : Pertikaian yang tidak ada Pemenangnya.

Kata mutiara ini sudah sangat familiar di telinga kita, bukan hanya bagi Suku Minang dan Padang saja. Namun setiap daerah di seluruh Indonesia mengenalnya.

Dalam sebuah pertikaian dan perkelahian orang yang menang maupun kalah sama-sama rugi, artinya tidak terdapat keungtungan sama sekali.

Bagaimana tidak, meskipurn seorang yang menang dalam pertikaian akan dianggap dan dicap buruk, di sisi lain ia juga kehilangan banyak orang. Bisa saja lingkungan, teman dan kerabat akan membeci ia.

Begitupun dengan yang kalah, sudah kalah rugi pula, ia akan tercatat sebagai seorang yang pernah memiliki masalah.

Buruak muko camin di belah

Artinya : Orang yang tidak mau intropeksi diri.

Apabila diartikan secara harfiah, maka artinya “buruk muka cermin dibelah”. Hal ini menunjukan orang yang tidak dapat mengintropeksi diri.

Pentingkah intropeksi diri?

Dalam ilmu psikolog, introfeksi diri adalah hal yang amat penting untuk perkembangan dan kesuksesan seseorang. bagaimana tidak, ketika seseorang tidak dapat mengintrofeksi dirinya sudah dapat dipastikan akan sulit berkembang.

Sebab ketika orang tidak mampu melakukan introfeksi, ia cendrung akan berfikir tidak ada kesalahan yang pernah dilakukan, bahkan tatkala diingatkan sekalipun sudah dipastikan malah akan marah.

Intropeksi diri tidak hanya penting bagi perorangan, akan tetapi bagi kelompok, organisasi bahkan perusahaan.Tentu tujuannya demi kemajuan dan kesuksesan serta hasil yang diharapkan.

Tibo nampak muko, pai nampak pungguang

Artinya : Datang baik-baik pulang baiki-baik/pamitan.

Kata kata bijak bahasa Minang ini memberikan pelajaran moral kepada kita semua untuk datang dengan cara baik dan pulangpun dengan cara yang sama.

Hal ini dapat diterapkan dalam segala hal, termasuk dalam kehidupa sehari-hari, misal dalam bertamu. Lebih jauh lagi seperti kerja sama, menjalin hubungan dan kebaikan lainnya.

Tentu jangan sampai berlaku baik saat datang saja, sedang saat pulang tanpa pamitan. Hal tersebut akan sangat menyakiti hati beberapa orang.

Memiliki moral yang baik Insha Allah akan banyak mendatangkan keuntungan, semakin banyaknya teman, kerabat serta orang-orang baik lainnya di sekeliling kita.

Semoga kita menjadi orang-orang yang menjunjung tinggi moralitas.

Tabali kuciang dalam karuang

Artinya : Membeli kucing dalam karung.

Rasanya istilah ini sudah sangat familiar di telinga kita, dari kecil sewaktu duduk di SMA diperkenalkannya.

Membeli kucing dalam karung dapat diartikan membeli sesuatu yang belum tentu, atau menyepakati hal yang belum tentu juga.

Bahkan dalam kata lain kena tipu. Maka untuk menghindari semacam ini dalam membuat kesepakatan harus saling terbuka antara satu dengan yang lainnya.

Saat hal ini terjadi tentu akan ada pihak yang dirugikan, dengan demikian bisa saja akan menimbulkan sesuatu praha dan hal yang benar-benar tidak diinginkan.

Bak pinang dibalah duo

Artinya : Seperti pinang dibelah dua. Dua orang yang serupa benar, misalnya adik atau anak kembar.

Kata kata minang ini dapat kita temukan dalam bahasa lain, misal bahasa jawa, bahasa sunda dll. Kata kata ini ditunjukan untuk dua orang yang sama.

Tapi tidak hanya tepaku fisik saja, bisa jadi sifat, cara belajar, pencapaian dll. Pokonya yang dapat menggambarkan keidentikan atara berdua tersebut.

Dalam duo tangah tigo

Artinya : Tidak dapat dipercaya atau tidak jujur.

Jangan sampai nih kita jadi orang yang seperti ini. Kalau tidak jujur coba mau ngapain, masa mau bohong terus ke semua orang.

Kejujuran adalah salah satu modal dan kunci untuk sukses, sebab sebelum apapun semua orang akan menilai kejujuran kita.

Apabila sudah tidak jujur, maka apa yang dapat diharapkan, jujur aja tidak bisa, apalagi yang lain. Kejujuran harus di patri dalam hati se-dalam-dalamnya.

Pernahkah kalian mendengar sebuah ungkapan yang sangat populer, kurang lebih seperti ini “Negeri kita bukan kekurang orang pinter, tapi kekurangan orang jujur”.

Salah satu faktor kenapa negara kita gak maju-maju ialah tingkat kejujurannya. Lebih parahnya lagi dari anak yang masih sekolah hingga pemerintahan mereka tidak jujur.

Sebut saja di tingkatan sekolah masih banyak siswa dan siswi yang contek, ditingkatan pemerintahan dan pejabat apalagi, korupsi meraja lela.

Indak duo kayonyo

Artinya : Tiada dua kayanya. Maksudnya, tiada ada orang lain sekaya dia.

Kata kata minang ini digunakan untuk menggambarkan seseorang yang memiliki kekayaan atau dalam artian sangat kaya.

Berbicara soal kekayaan, tentu setiap orang memiliki impian untuk menjadi orang kaya, termasuk orang kaya itu sendiri ingin menjadi lebih kaya.

Tapi yang tidak kaah penting ialah memiliki sikap dan sifat kaya, sehingga tatkala kita banyak harta, hatipun akan ikut menjadi kaya.

Sehingga pada akhirnya harta kita akan menjadi sebuah rizki yang benar-benar bermanfaat bagi banyak orang, membawa kemaslahatan dunia dan akhirat.

Aia diminum raso duri

Artinya : Air diminum rasa duri. Sangat gelisah bersusah hati.

Semua orang rasanya pernah mengalami yang namanya susah hati dan tidak karuan. Apapun penyebabnya, yang namanya gelisah itu tidak baik dan mengganggu hati.

Biasanya kegelisahan itu muncul dari sesuatu yang dipikirkan dengan terus menerus, baik itu keinginan atau masalah.

Terdapat beberapa solusi untuk mengatasi masalah semacam ini. Islam mengajarkan pemeluknya untuk senantiasa berdzikir, agar hati tenang.

Bak duri dalam dagiang

Artinya : Bagai duri dalam daging. Selalu merasa tak nyaman atau tak menyenangkan hati.

Kenyamanan adalah sesuatu hal yang kita impikan dalam hidup. Namun dalam perjalanannya tidaklah demikian, banyak orang yang merasa tidak nyam dengan lingkungan keadaan.

Terlepas faktornya apa yang menimbulkan ketidaknyamanan tersebut, sebaiknya kita mulai cari tahu dan kemudian cari solusinya.

Sebab saya fikir jika kita tidak nyaman dengan apapun itu, tentu sangat akan menguras tenaga, barangkali mengurangi kebahagiaan juga.

Baraja ka nan manang, mancontoh ka nan sudah

Artinya : Belajarlah dari mereka yang telah sukses, ambil hikmah dari kegagalan dan pengalaman mereka.

Sukses itu butuh proses dan perjuangan, salah satu yang dapat kita lakukan ialah belajar kepada mereka yang telah sukses.

Banyak hal yang dapat kita pelajari, mulai dari perjuangan mereka, kisah sukses, serta kegagalan yang mereka alami.

Sebelum mereka dikatakan sukses tentu berada di fase berjuang, mengalami beberapa kali kegagagalan. Masih banyak cerita dan pengalami orang sukses lainnya yang dapat kita jadikan pembelajaran.

Bukankah pengalaman adalah guru terbaik, dengan demikian kita tidak harus gagal terlebih dahulu, cukup orang lain yang gagalnya.

Jika bisa, kata kata Minang ini dijadikan sebagai prinsip dalam hidup, terutama untuk kebebasan finansial dan bisnis.

Tiado rotan akapun jadi, tiado kayu janjang dikapiang

Artinya : Gak ada rotan akar pun jadi. Gak ada kayu, tangga pun dibelah.

Kutipan di atas memberikan pesan kepada kita semua untuk dapat memanfaatkan peluang sekecil apapun. Biarpun mungkin sulit, tapi percayalah yang namanya kesempatan itu pasti adanya.

Setiap orang yang sukses tidak serta merta langsung berada di puncak. Namun mereka mengalami beberapa fase, termasuk kegagalan di dalamnya. Apabila tidak dapat menafaatkan peluang yang ada, maka akan sangat sulit untuk sukses.

Katiko ado ditahan Lah tak ado baru dimakan

Artinya : Saat punya sebaiknya ditahan, kalau udah gak ada baru dimakan.

Sekilas barangkali kata kata ini terlihat seperti orang pelit, namun tidaklah demikian, kata kata ini mengajarkan kepada kita untuk berhemat.

Dalam mengelola keinginan kita harus mengacu pada standar prioritas. Dengan demikian apa yang kita lakukan dan kita beli akan cenrung berguna.

Beda halnya apabila tidak di atur, mengeluarkan uang atau apapun itu akan seenaknya saja. Tanpa melihat hari esok bahkan di hari yang akan datang.

Dimana bumi dipijak disinan langik dijunjuang

Artinya : Dimana bumi dipijak di situ langit dijunjung.

Kata kata bijak Bahasa Minang ini sudah tidak asing lagi di telinga kita, bahkkan diajarkan sejak duduk bangku sekolah dasar.

Kata kata ini berpesan kepada kita untuk menghormati tempat yang kita tinggali, jadi dimana kita tinggal harus ikut dengan budaya yang ada. Dalam kata lain, dapat menyesuaikan.

Hal tersebut rupanya telah di praktikan oleh orang minang beberapa ratus tahun lalau. Hal ini terbukti dengan banyaknya masyarakat Minang yang pergi untuk merantau.

Kebanyakan dari suku Minang yang merantau berhasil. Bahkan dahulu sebelum Malaysia merdeka, suku Minang telah melakukan perjalanan ke Malaysia untuk merantau. Hingga saat ini orang Minang yang berada di Malasyia tercatat cukup banyak.

Walau kaie nan dibantuak ikan dilauik nan diadang

Artinya : Gimanapun bentuk kailnya bakal bertemu ikan di laut.

Kata kata mutiara ini memiliki makna yang begitu mendalam. Mengajak kita untuk berpikir mengenai masa depan, terkait perencanaan, pekerjaan maupun pencapaian.

Ketika kita mampu merencanakan dan memikirkan kesuksesan, hal tersebut telah ada di depan mata kita. Nah bila kita tidak dapat memikirkan kesuksesan tersebut, di khawatirkan ke suksesan kita tidak akan pernah diraih.

Penutup

Demikian tulisan mengenai kata kata bijak dalam Bahasa Minang atau Padang, semoga dari kata kata mutiara ini kita dapat mengambil pelajaran yang bermanfaat bagi kehidupan kita.

Tidak hanya sekedar dibaca, apalagi hanya menghiasi status, story Instagram ataupun Whatsapp. Namun lebih jauhnya dapat ber-efek untuk kehidupan kita.

Kata kata yang ditulis didapatkan dari berbagai sumber, kemudian penulis tambahkan penjelasan sesuai dengan kemampuan penulis.

Jangan lewatkan artikel kata kata bijak Bahasa Melayu, yang tentunya tidak kalah menggugah dan bermanfaat.

Terimakasih.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Copyright 2020 - guratgarut.com